Home » GerbangNews » DPRD Paser Bahas Raperda Penertiban Umum
DPRD Paser Sedang Menggelar Rapat Dengar Pendapat di Ruang Rapat DPRD Paser, Rabu (24/8).

DPRD Paser Bahas Raperda Penertiban Umum

Tana Paser (GERBANGKALTIM.Com) Ketua Panitia Khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ketertiban umum DPRD Paser Hendrawan mengatakan bahwa raperda yang sedang dibahas dan akan dijadikan Peraturan Daerah tidak akan menghambat investor di daerah itu.

“Raperda ini tidak akan menghambat investor untuk menanam sahamnya di Kabupaten Paser,” kata Hendrawan usai pembahasan raperda ketertiban umum di ruang rapat DPRD Paser di ruang rapat DPRD, Rabu (24/8).

Raperda tersebut diantaranya membahas pendistribusian minuman beralkohol, makanan dan minuman halal, perizinan tempat hiburan malam, dan realisasi kawasan tanpa asap rokok.

“Ada 30 ayat dalam raperda ketertiban umum yang menjadi pembahasan,” kata Hendrawan.

“Diantaranya perizinan tempat hiburan malam, pendistribusian minuman beralkohol dan pengaturan peredaran makanan dan minuman halal,” kata Hendrawan.

Untuk pendistribusian minuman beralkohol kata Hendrawan yaitu hanya diperbolehkan pada tempat-tempat tertentu yang telah ditetapkan dalam pasal raperda ketertiban umum.

“Peredaran minuman beralkohol hanya boleh di tempat-tempat tertentu seperti hotel berbintang dan restoran,” ujar Hendrawan.

Sedangkan terkait pengaturan peredaran makanan dan minuman halal menurut Hendrawan yakni makanan dan minuman yang telah jelas ketentuan halal dan haramnya dalam syariat Islam.

“Untuk makanan dan minuman halal sudah jelas ketentuannya berdasarkan syariat Islam melalui keputusan halal dari MUI,” ujar Hendrawan.

Terkait peredaran minuman beralkohol yang notabenenya haram menurut syariat Islam dan yang disampaikan oleh perwakilan MUI saat rapat kata Hendrawan bahwa sesungguhnya raperda yang sedang dibahas saat itu hanya memfokuskan pada pendistribusiannya saja.

“Bukannya kami mendukung peredaran minuman beralkohol di mana-mana. Melainkan untuk lebih menspesifikasikan tempat-tempat yang diperbilehkan menjual minuman beralkohol,” ujar Hendrawan.

“Supaya di warung-warung dan toko toko pinggir jalan tidak bebas menjual”

DPRD saat ini kata Hendrawan akan menunggu draft Raperda tersebut dan akan siap untuk disahkan dalam sidang paripurna.

“Untuk lebih mensinergikan raperda itu SKPD agar berkoordinasi dengan Bagian Hukum Setda Paser sehingga draft Raperda bisa segera rampung,” kata Hendrawan.

“Kalau draft sudah rampung bisa segera diserahkan ke DPRD dan kemudian disahkan dalam rapat paripurna,” ujar Hendrawan.

Selain raperda terswbut, DPRD Paser juga membahas raperda terkait aturan pemotongan hewan ternak, pengemis jalanan, dan penerapan kawasan tanpa asap rokok, imbuh Hendrawan.(Jya)

Check Also

Diduga Mesum Pasangan Remaja Diamankan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sejumnlah pasangan remaja yang diduga melakukan perbuatan asusila diamankan petugas Polsek Balikpapan, Kalimantan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *