Home » GerbangNews » 162 Kapal Nelayan Terdampak Tumpahan Minyak

162 Kapal Nelayan Terdampak Tumpahan Minyak

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Akibat kebakaran tumpahan minyak yang sudah diakui Pertamina, penyebabnya dari patahan/bocoran pipa bawah laut miliknya, tidak saja berdampak buruk bagi biota laut, pencemaran lingkungan sekitar, merugikan sebagian nelayan kepiting dan satwa laut lainnya, tapi juga berdampak bagi 100 lebih nelayan yang tidak bisa melaut bersama kapal mereka.

Berdasarkan data yang ada, sebanyak 162 unit kapal  nelayan terkena dampak tumpahan minyak yang terjadi sejak beberapa hari terakhir. Sehingga mengakibatkan sejumlah nelayan tidak dapat melaut. Selain menghambat operasional pada kapal-kapal nelayan, alat tangkap ikan berupa jaring juga terkena biasnya yaitu mengalami kerusakan.

Akibat tidak melaut alias menjalankan tangkapan rutin, para nelayan mengeluh karena tidak dapat hasil dan harus memperbaiki jaring yang rusak dan peralatan tangkap lainnya. “Persoalan ini siapa yang harus bertanggung jawab,” tanya salah seorang nelayan yang seolah-olah dibenarkan nelayan lainnya dengan angguk-anggukan kepala.

Sebanyak 162 kapal milik nelayan Balikpapan yang ikut terkena dampak dari tumpahan minyak pada pekan lalu, memaksa nelayan tidak dapat mencari nafkah sementara waktu.

Kepala Dinas Pangan, Perikanan dan Pertanian Balikpapan, Yosmianto mengatakan, rata-rata kapal nelayan berukuran 2 sampai dengan 5 gross ton atau kapal kecil tidak bisa melaut dan ini berdampak pula terhadap pendapatan  para nelayan.

Selain kapal, alat tangkap ikan berupa jaring dan keramba  milik nelayan juga mengalami kerusakan. Akibatnya, nelayan harus memebersihkan terlebih dahulu agar bisa digunakan kembali. Dari 162 kapal nelayan yang tidak melaut ini berada di kawasan Balikpapan Barat yang menjadi pusat tumpahan minyak,” kata Kadis Pangan Perikanan dan Perikanan Yosmianto. (hm/sh)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.