Fasilitas kamar standar di Parai Kumala Resort & Spa

TENGGARONG—Sejak beralih manajemen, yang dinaungi oleh PT El John Indonesia, Pulau Kumala berubah nama menjadi Pulau Parai Kumala dengan berbagai wahana wisata, juga dilengkapi resort dan spa lengkap di lahan seluas 81,727 Ha.
Read more…
Incoming search terms:
pulau parai kumala, pulau parai, parai kumala island, cottage parai kumala, fasilitas di pulau kumala, fasilitas pulau kumala, cafe river pulau kumala, fasilitas resort, tempat liburan samarinda resort, tempat wisata di wahau kalimantan timur

Fasilitas kolam renang di Parai Resort Kumala & Spa
TENGGARONG–Pesona Pulau Kumala Tenggarong, Kalimantan Timur tidak hanya menyajikan suasana alam serta hiburan keluarga saja, tetapi didalamnya juga terdapat resort & spa yang sangat menyenangkan untuk dikunjungi. Apalagi disaat weekend tentunya Parai Kumala Resort & Spa menjadi pilihan sebagai tempat berlibur.
Read more…
Incoming search terms:
parai kumala resort, parai kumala, parai kumala resort & spa, pulau kumala, pulau kumala tenggarong, parai resort, resort kumala, foto pulau kumala, pulau kumala resort, kumala resort n spa
SANGATTA- Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-46 tingkat pelajar se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilangsungkan sehari di lantai I Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi. Empatbelas kontestan dari berbagai pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kutim tampil bergiliran memperagakan sosok pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini di atas pentas.
Tim juri berhasil menghimpun perolehan nilai tertinggi dari peserta lomba, dengan menetapkan pemenangnya.
Masing-masing siswi SMA Negeri I Sangatta Utara yang bernama Yanti keluar sebagai juara I dengan perolehan nilai 768 poin. Berikut juara II bernama Kiki dan juara III, yakni Shinta. Selanjutnya juara harapan I diraih SMP Negeri 2 Sangatta Selatan, peringkat harapan II disabet nomor urut 20, dan peringkat harapan III dimenangkan peserta nomor urut 15 dengan nilai 660 poin.
Hal ini disampaikan Ketua Tim Juri Yanti Hendrik yang diiyakan Firgasih, anggota tim juri.
Lanjut Yanti Hendrik, Yanti ditetapkan sebagai juara I sekaligus juara favorit berdasarkan angket polling yang diedarkan panitia saat acara pemilihan busana Kartini. ”Yang dinilai adalah keserasian busana, penampilan dan keluwesan atau kemiripan sosok Raden Ajeng Kartini,” tambah Firgasih.
Atas prestasi yang diukir 6 siswi tersebut, panitia menyediakan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp 13 juta ditambah tropi masing masing-masing pemenang. Rincian, untuk juara I berhak mendapat hadiah Rp 5 juta, juara II diberi hadiah Rp 3 juta dan juara III Rp 2 juta. Berikut juara harapan I diberi hadiah Rp 1,5 juta, juara harapan II Rp 1 juta dan juara harapan III Rp 500 ribu. ”Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat,” tegasnya.
Kegiatan lomba kebaya Kartini diselenggarakan atas kerjasama antar Badan Pemeberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) serta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutim. Seluruh biaya pelaksanaan lomba dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kutim yang tercantum dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA),” terang Zahratannur, selaku pembawa acara. ***
Incoming search terms:
lomba kebaya kartini
SANGATTA- Bupati Kutim Isran Noor mengajak kepada semua kalangan terkait agar menyukseskan Pemilihan Langsung Kepala Daerah (Pilkada) yang rencana pencontengan digelar 27 November 2010 mendatang. Isran mengharapkan kepada anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Stapol PP), dan anggota perlindungan masyarakat (Linmas) agar melaksanakan tugas dengan baik.
Barometer keberhasilan pembangunan di era otonomi daerah berdasarkan Undang-Undang Nomor 32/2004 tentang pemerintahan daerah,kata Isran Noor dapat dilihat dari ketertiban masyarakat, dan ketentraman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. “Dinamika politik memang perlu disikapi secara bijaksana,” tegasnya.
Berkaitan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Satpol PP ke-60 dirangkai HUT Raden Ajeng Kartini ke-46, dan HUT Kesbangpol dan Linmas ke-48, Isran mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat agar mengawal suksesnya pesta demokrasi dalam menentukan pucuk pimpinan kepada daerah 5 than kedepan. Peringatan HUT Satpol PP dengan tema Satpol PP siap mengawal dan menyukseskan otonomi daerah melalui optimalisasi penegakan Peraturan Daerah (Perda), ketertiban umum dan keamanan masyarakat. ***
Incoming search terms:
sukseskan pilkada
BALIKPAPAN, Brankas tempat menyimpan uang di Sekretariat DPRD Balikpapan, Kaltim dibobol maling, Senin (19/4/2010) dinihari. namun sang pncuri salah sasaran dengan membobol brangkas dokument.
Sekretaris Dewan Kota Balikpapan Mukandar mengaku tidak ada uang yang hilang dalam aksi pencurian itu namun pihaknya mengalami kerugian berupa kerusakan brankas, pintu ruang bagian keuangan dan pintu ruang komisi III
” tidak kehilangan cuma ada kerugian akibat kerusakan oleh pencuri,” ucap Mukandar ditemui di pemkot Balikpapan (19/4).
Read more…
Incoming search terms:
brankas uang yg dibobol bank
BALIKPAPAN, Kurang dari 10 hari UU Kebebasan Informsi Publik(KIP) akan mulai berlaku tepatnya 30 April 2010 sejak diundangkan pada 30 April 2008 lalu.
Keberadaan UU KIP ini akan menjadi sarana bagi Publik termasuk Pers untuk menanyakan setiap kebijakan yang dilakukan oleh Badan Publik atau badan yang kegiatan operasional menggunakan anggaran Negara/daerah.
Read more…
Incoming search terms:
uu kip 2010
SANGATTA, Keberadaan perkebunan kelapa sawit di kecamatan Muara Wahau dan Kongbeng sangat dirasakan masyarakat sekitarnya. Salah satu bukti nyata peredaran uang di masayarakat setiap bulannya mencapai puluhan miliar rupiah.
Sebagai contoh, Bankaltim dan BRI di SP IV Kongbeng yang juga berdekatan dengan Muara Wahau setiap bulannya mampu mengakomodir uang miliran rupiah. “Setiap bulan transaksi peredaran uang di kedua bank itu mencapai sekitar Rp 3,5 miliar. Belum lagi di pasar dan took-toko kelontong milik masyarakat,” kata H Abdul Halim Johar salah seorang unsure manajemen PT Swakarsa Sinarsentosa.
Setidaknya menurut mantan Kadisbun Kutim ini, uang yang beredar di tengah masyarakat mencapai Rp 10 miliar lebih. Kemudian dia memberikan contoh di Swakarsa setiap bulannya memberikan gaji kepada karyawan tidak kurang dari Rp 5 miliar. Dana itu belum termasuk pembayaran kontraktor atau perusahaan rekanan yang merupakan mitra perusahaan.
“Itu baru dari perusahaan yang kami kelola selama ini. Belum lagi perusahaan perkebunan lain yang juga memiliki karyawan banyak, sehingga uang yang beredar di masyarakat lebih dari rp 10 miliar setiap bulannya,” kata Dudung, panggilan akrab Abdul Halim Johar.
Pernyataan senada juga disampaikan Rekso, GM External PT Swakarsa Sinarsentosa yang banyak berhubungan langsung dengan masyarakat. Dengan adanya perusahaan perkebunan di Muara Wahau, pihaknya mengajak kepada masyarakat untuk teribat langsung dalam pembangunan di daerahnya.
Bukti lainnya adalah kegiatan tambangan atau kapal penyeberangan di desa Dabeg yang berdekatan dengan PT Swakarsa Sinarsenotsa. Setiap hari mereka melayani masyarakat pekerja dan lainnya untuk melakukan penyeberangan menggunakan kapal kecil. Sebagian ada yang menggunakan sepeda motor dan kendaraan roda empat.
“Untuk pontoon penyeberangan kendaraan roda empat itu dibantu perusahaan. Kami ingin masyarakat memiliki kegiatan dalam keseharian. Meski semuanya dibantu, namun pengelolaanya diserahkan kepada masyarakat sekitarnya,” kata Rekso maupun Dudung.
Selain pontoon penyeberangan kendaraan roda empat, aga juga penyeberangan orang dan kendaraan roda dua. Lokasinya persis di dekat perusahaan Swakarsa. Setiap bulan setelah gajian cukup ramai karena ada pasar di sana. Sehingga aktivitas masyarakat dan karyawan cukup tinggi karena ingin ke pasar tersebut,” katanya. ***
Incoming search terms:
contoh peredaran uang, gaji pegawai swakarsa sinarsentosa
SANGATTA, Ketua DPRD Kutim Harti, memastikan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) berkapasitas 9 Mega Watt (MW) di Kabo Jaya tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kutim.
Harti mengatakan, dana yang digunakan membangun PLTG tersebut bersumber dari hasil penjualan saham milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutim di PT Kaltim Prima Coal (KPC). Dana hasil penjualan saham 5 persen, itulah yang dikelola PT Kutai Timur Energi (KTE).
”Yang dipakai membangun PLTG, bukan dana APBD. Tapi menggunakan dana KTE,” jelas Harti sewaktu meninjau proyek pembangunan PLTG tahap pondasi.
Dikatakan, PT KTE adalah salah satu perusahaan daerah (Perusda) yang mulai berinvestasi dibidang energi listrik. ”Kami sebagai dewan, tentunya memiliki kewenangan untuk meninjau pekerjaan proyek, baik yang dibiayai pemerintah melalui APBD maupun menggunakan dana Perusda. Dewan memiliki fungsi kontrol,” tegas Harti.
Harti memimpin langsung peninjauan sejumlah proyek dalam sehari. Dia didampingi Ketua Badan Legislasi (Baleg) Davit Rante, Ketua Fraksi Rakyat Bersatu Piter Palinggi, Ketua Komisi I DPRD Harpandi, dan Ketua Fraksi Partai Demokrat Agus Aras.
Rombongan DPRD Kutim tiba di lokasi pembangunan PLTG sekira pukul 10.45 Wita. Mereka menyempatkan diri berbincang-bincang dengan pekerja bangunan PLTG sekira 23 menit lamanya. Selanjutnya, tepat pukul 11, 17 Wita rombongan anggota DPRD menumpangi tiga unit mobil berplat merah meluncur menuju sasaran berikutnya.
Terpisah, Direktur PT KTE Anung Nugroho mengatakan, proyek PLTG berbahan bakar dari batu bara ini rencana rampung Juli 2010. Kurun waktu pekerjaan hanya ditarget 9 bulan. Setelah instalasi PLTG selesai dibangun maka dikerjasamakan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN). ***
Incoming search terms:
proyek pltg kaltim baru, proyek pltg kaltim, pltg sangatta, piter palinggi, Perusda Tarakan Bangun PLTG, perusahaan yang namanya PLTG Kabo, pembangunan pltg kutaikertanegara dibiayai pemerintah, Pembangunan pltg kabo jaya, pembangunan pelabuhan kenyamukan sangatta, bangunan PLTG
SANGATTA- Kafilah Bengalon yang sebelumnya berjanji ingin merebut gelar juara pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-6 tingkat kabupaten Kutim, akhirnya terwujud. Kecamatan Bengalon yang dipimpin camatnya langsung, Mushan meraih juara umum MTQ tahun 2010 ini, setelah menyisihkan kafilah lainnya. Syiar Islam yang dikemas dalam bentuk musabaqa tingkat Kabupaten Kutai Timur yang dilangsungkan di Kecamatan Muara Wahau resmi itu, Rabu (14/4) malam lalu ditutup resmi Wakil Bupati H Ardiansyah Sulaiman. Penutupan ini maju sehari dari jadwal yang ditetapkan sebelumnya, yakni 15 April. Sedangkan juara MTQ tahun 2009 lalu yang dipegang Kecamatan Sangatta Utara menempati posisi keempat. Juara kedua diraih kafilah Sangkulirang dan menempatkan salah satu qori terbaik anak-anak mendapatkan hadiah ONH (Ongkos Naik Haji) Plu dari salah satu perusahaan yang beroperasi di daerah ini. Kecamatan Busang yang selama ini tidak masuk unggulan, pada momentum MTQ di Muara Wahau ini membuat kejutan dengan meraih juara ketiga. Bahkan mampu mengalahkan juara bertahan Sangatta Utara yang berada di peringkat empat untuk MTQ tahun 2010 ini. “Kami bersyukur meski tidak meraih juara umum, tapi ada salah satu qoria terbaik anak-anak dengan mendapatkan nilai tertinggi, atas nama Munawarah. Kita harapkan tahun depan prestasinya bisa lebih ditingkatkan secara umum,” kata Camat Sangkulirang H Hormansyah, kemarin. Karena Bengalon mampu merebut juara umum MTQ di Muara Wahau, piala bergilir berpindah ke kecamatan yang dimpin Mushan tersebut. Bengalon mampu mengumpulkan nilai lebih banyak ketimbang kafilah dari 17 kecamatan se-Kutai Timur. Sesuai aturan tanding, kontingen Bengalon berhak memboyong piala bergilir. Bengalon berhasil mewujudkan cita-cita mengukir prestasi gemilang pada ajang bergengsi siar Islam yang rutin tiap tahun diselenggarakan Lembaga Pemberdayaan Taman Alquran (LPTQ). “Saya sangat bangga melihat penampilan anak-anak binaan kami dari Bengalon. Target kami untuk juara terbukti. Bengalon keluar sebagai juara umum pada MTQ ke-VI tingkat kabupaten,” sebut Mushan, Camat Bengalon.
Incoming search terms:
bengalon, fahrudin sh sengatta, bank kaltim cabang bengalon, kecamatan muara wahau, jalan sangatta berau, JALAN MUARA WAHAU, kecamatan sangatta utara, jadwal bupati cup 2011 sangatta, Antrian calon haji di sangatta utara kutai timur, cabang sengata kaltim express
SANGATTA, PT Anugrah Energitama yang memegang izin perkebunan kelapa sawit dari pemerintah seluas 17 ribu hektare, sudah barang tentu di atas lahan tersebut masih ada tegakan kayu. Berkaitan dengan keberadaan Anugrah Energitama di wilayah Kecamatan Bengalon, yang arealnya mencakup 3 desa, yakni Tepian Langsat, Tepian Indah dan Tepian Baru, maka pengolahan limbah kayu perkebunan kelapa sawit itu perlu ditertibkan.
“Anugrah juga perlu memperhatikan limbah kayu yang ada perusahaan. Belum lama ini di Bengalon ditangkap kayu dalam jumlah sedikit. Sementara kayu dalam jumlah banyak dibiarkan. Kenapa ini bisa terjadi. Yang kecil-kecil ditangkapi, sementara yang besar-besar dibiarkan. Ada apa sebenarnya,” tanya Camat Bengalon Mushan dalam pertemuan membahas Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) PT Anugrah Energitama di kantor Badan Lingkungan Hidup kompleks Perkantoran Bukit Pelangi.
Mushan mengatakan, warganya yang mengambil kayu dari hutan sebagai bahan mendirikan rumah untuk keperluan sendiri, itu yang ditangkap. Sedangkan kayu dari perusahaan perkebunan jumlahnya puluhan kubik dibiarkan diangkut keluar. “ Untuk menghindari adanya salah persepsi dari masyarakat maka perlu ada semacam rekomendasi dari kepala desa, camat seputar pengolahan limbah kayu perusahaan perkebunan kelapa sawit,” tandasnya. ***
Incoming search terms:
makalah limbah kayu, pengolahan limbah kayu, Peredaran Kayu oleh Perusahaan Sawit, amdal pengolahan kayu, makalah kimbah kayu batang, amdal nunukan, makalah mengolah limbah kayu, pengolahan limbah di kalimantan timur, amdal limbah kayu, 5 perusahaan yang terkena sanksi limbah dan amdal