Demi Kawat Gigi, 4 Cewek ABG Jual Keperawanan Temannya

Kawat-Gigi_mainBALIKPAPAN, GERBANGKALTIM.COM,— Empat remaja di bawah umur diduga telah bersekongkol menjual keperawanan rekan sekolahnya pada lelaki hidung belang. Ironisnya, tindakan nekat menjual kegadisan ini lantaran korban tak memiliki biaya memasang kawat gigi yang menjadi tren di kalangan remaja.

Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Balikpapan, akhirnya mengamankan empat gadis ABG yang diduga kuat menjual keperawanan seorang rekannya kepada pria hidung belang. Keempat ABG yang diantaranya masih berstatus sebagai siswi di salah satu SMK di Balikpapan menjual keperawanan ini hingga belasan juta rupiah.

Empat cewek ABG masing – masing, HD (16 tahun), Sl (17 tahun), ZN (16 tahun) dan NV (15 tahun)  akhirnya digiring ke UPPA Polres Balikpapan. Diduga keempatnya secara bersama-sama melakukan tindak eksploitasi seks terhadap T.

Modus yang dilakukan cewek ABG itu adalah dengan menawarkan korban  kepada seorang pria hidung belang berinisial RB yang dikenal dengan sebutan OG alias om gendut. Kepada RB, empat cewek ABG menawarkan jasa seksualitas korban seharga 15 juta rupiah.

Sebelumnya, tidakan nekat korban sendiri dipicu keinginannya memiliki gigi kawat yang memang menjadi tren di kalangang remaja. Lantaran tak memiliki uang, T memilih jalan pintas dengan berniat menjual kegadisannya.

Bak gayung bersambut, keinginan T tersebut didukung keempat tersangka.  T lantas ditawarkan kepada RB.

Peristiwa ini terjadi di sebuah hotel di Balikpapan,  Sabtu (28/9/2013) lalu.  Berkat empat cewek ABG,  korban T yang masih berusia 16 tahun berhasil dihubungkan dengan RB, dan melakukan hubungan layaknya suami istri.  Dari melayani RB,  korban T mendapat uang Rp 3,5 juta.  Sementara sebanyak Rp 500 ribu  diberikan pada temannya yang berinisial SL.

Dihadapan polisi tersangka ZN mengakui  jika  semua berawal dari keinginan korban sendiri  untuk memakai kawat gigi.  T lantas menyampaikan keinginannya itu pada ZN.   Lantaran harga yang terbilang mahal,  T  dan ZN pun sepakat untuk mencari dana pembelian kawat gigi dengan cara menjual kegadisan T  sendiri.  ZN pun bergerak cepat hingga  salah satu rekan ZN menawarkan RP 15 juta untuk mendapatkan kegadisan T.

Sementara tersangka HD berdalih jika uang bagian hasil jual diri korban hanya diterima oleh tersangka ZN sedangkan dirinya  dan kedua rekannya tidak memperoleh hasil.

Tindak eksploitasi ini sendiri kemudian terbongkar, setelah orang tua kandung korban  mendapati sejumlah uang di dalam tas sekolah milik T. Setelah didesak, t mengakui sejumlah uang tersebut merupakan sisa bayaran atas jasa seksualitasnya kepada RB yang sempat dibagikan kepada empat tersangka.

Tak tinggal diam , orang tua T melaporkan masalah  ini ke polisi, dan keempat cewek ABG ini ditahan polisi, guna proses penyidikan lebih lanjut.

Akibat kasus ini keempat cewek ABG yang telah ditetapkan sebagai tersangka  dan terancam hukuman 10 tahun penjara, sesuai ketentuan Pasal 88 Undang Undang Perlindungan Anak tentang eksploitasi anak di bawah umur.(Sammy Laurens)

Sumber: BKV Channel

Foto: ilustrasi kawat gigi, sumber: blogger.com