Home » Otak Pembunuhan dari Geng Brasmada Divonis 5 Tahun

Otak Pembunuhan dari Geng Brasmada Divonis 5 Tahun

BALIKPAPAN, GERBANGKALTIM.COM, —Enam anggota geng Brasmada yang didakwa atas perkara pembunuhan terhadap siswa SMK Airlangga, Alan Dharma Saputra divonis bersalah telah melakukan pembunuhan, lima anggota geng ini dijatuhi hukuman 3 tahun penjara serta satu anggota lainnya mendapat sanksi 5 tahun penjara lantaran terbukti berperan serta menghabisi nyawa korban.

Hilmar (17 tahun), Rico (14 tahun), Supriyadi (13 tahun), Dedy (15), Maskur (14 tahun) dan Hamdani (16 tahun) yang merupakan anggota Geng Berani Senggol Mandi Darah (Brasmada) terbukti dan meyakinkan turut serta membunuh Alan Dharma Saputra (18 tahun) pada awal Februari silam. Hal disampaikan majelis hakim pada sidang putusan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Balikpapan.

Majelis hakim yang diketuai Manungku, SH menganggap para remaja ini terbukti melanggar ketentuan pasal 338 KUHP tentang pembunuhan, atas putusan ini majelis hakim menjatuhkan sanksi 5 tahun penjara terhadap Hilmar dan 3 tahun kepada lima lainnya.

Pembacaan putusan turut disaksikan oleh Jaksa Penuntut Umum Budi M Nainggolan, SH serta pendamping pihak Bapas, dan penasehat hukum terpidana dari pihakP2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak),putusan majelis hakim ini masih lebih ringan dibanding tuntutan jaksa penuntut umum yang menuntut para terpidana dengan sanksi 6 tahun penjara.

Sementara itu, ibu kandung korban mengungkapkan kekecewannya pasal putusan hakim mengenai ganjaran yang diberikan terhadap para pelaku ini. Ibu kandung korban menilai putusan hakim i terlalu ringgan. Kekecewaan ini juga didasari dengan belum adanya itikad penyesalan yakni permohonan maaf yang disampaikan oleh pihak terpidana hingga kini pada pihak korban.

Seperti diketahui, Alan Dharma Saputra meregang nyawa setelah sempat menjalani perawatan darurat usai menjadi korban pengeroyokan di kawasan Gunung Pipa, Muara Rapak, Balikpapan Utara.Alan tewas setelah menderita luka tikam di perut sebelah kanan dan punggung sebelah kanan.

Pengeroyokan ini bermula ketika sekelompok geng anak bau kencur memalak korban bersama rekannya di lokasi kejadian. Berdalih hendak membela diri dari serangan sajam milik rekan korban, kelompok anak ingusan itu justru menghabisi nyawa korban, meski sempat juga melukai rekan deddy.

Delapan anggota geng kemudian dibekuk tanpa perlawanan oleh jajaran Polsek Balikpapan Utara beberpa jam usai kejadian.(Mukmin Azis)

Sumber: BKV CHANNEL

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *