Home » GerbangPublic » Balikpapan Dapat Hibah Sanitasi Lagi dari Australia
Perwakilan Australia dan SKPD Balikpapan serta jurnalis berfoto bersama.(foto:Rif-Gk)

Balikpapan Dapat Hibah Sanitasi Lagi dari Australia

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com—Pemkot tahun ini melanjutkan  Program hibah peningkatan sanitasi Kemitraan Australia – Indonesia dalam bentuk pemasangan air bersih PDAM dan pengelolaan air limbah rumah tangga.

Tahun ini, mendapatkan bantuan bagi 3000 sambungan rumah untuk air bersih dan 1000 sambungan untuk ipal rumah tangga.

Mewakili Walikota, Asisten II Sri Sutantinah mengatakan program sanitiasi masuk dalam program pembangunan jangka panjang kota Balikpapan. sanitasi menurutnya merupakan program penting dan masuk dalam visi kota. “ Kita berharap ini bisa dilanjutkan visi ini bagi walikota yang akan datang,”kata Sri Sutantinah, dalam keterangn pers bersama  kepala SKPD dan Indonesia Inprasturktur Iniasitive (INDII), di Balaikota, kemarin.

Untuk program lingkungan seperti Adipura tidak lepas dari masalah Sanitasi. Disamping itu skala nasional, di lingkungan kelurahan Margomulya meraiah prestasi nasional untuk PHBS. “ untuk sekolah tahun kemarin kita diwakilkan SD Bayangkari meraih sekolah adiwiyata. Tahun ini SMP KPS yang akan ikut ajang nasional ini,” tambahnya.

Untuk realisasinya program hibah dari Australia ini, Kota Balikpapan baru akan menyelesaikan 1000 sambungan rumah untuk air bersih bagi masyarakat Balikpapan berpenghasilan rendahan. Sedangkan program sanitasi untuk pengelolaan limbah rumah tangga mendapatkan 500 KK.

” Target kita yang sanitasi ini tahun ini sebanyak 500 unit (KK). Lagi kita kerjakan tahapan.Sudah ada pemenang lelang. Nanti lokasi di Kelurahan Karang Jati dan Margasari,” kata Kepala DTKP Ketut Astana.

Kawasan Karang Jati yang berbukit, tambah Ketut akan memnafaatkan sistem gravitasi. “ “Karena konturnya menurun,” tambahnya

Sedangkan untuk hibah air bersih,  PDAM sebagai pelaksana baru akan menuntaskan 1000 sambungan  tahun ini  yang menyebar di Kecamatan Balikpapan Utara dan Selatan. Dua lokasi ini secara teknis dapat dilayani.

“ Targetnya September sudah operasional sehingga Nopember hibah ini dapat kita tagihkan. Air itu harus ngalir bukan hanya ada sambungan pipa kerumah warga,” katanya Direktur Utama PDAM Chaidir Effendi.

Chaidir mengatakan pihaknya berharap kedepannya melalui program ini, kota Balikpapan mendapat jatah lebih sebab ada daerah yang mampu mendapat 10 ribu sambungan rumah.

Program officer dari INDII Nur Fadrina Moubas mengatakan mereka yang mendapatkan bantuan hibah dari Australia ini harus masyarakat berpenghasilan rendah dengan melihat pada penggunaan listrik di rumahnya. “ Pemakaian listrik 900 watt dan maksimal 1300 watt. Syarat inikan dibuatnya dulu 2010 dimana sekarang katanya disini sudah tidak ada lagi listrik 900 watt. Jadi sebaiknya ini dibicarakan dengan kementerian PU dan perumahan,” terangnya.

Daerah yang memperoleh hibah ini harus memiliki buku panduan atau sekarang lebih dikenal strategi sanitasi kota (SSK). Sampai sekarang ini sudah ada 43 kota/kabupaten yang menerima hibah dari Ausutralia melalui pemerintah Indonesia kepada daerah-daerah.

“ Ada beberapa kota yang sudah maju dalam penerapan sanitasi seperti Surakarta, Gresik, Banjarmasim. Nah Balikpapan sudah memulai itu yang tadinya onside mulai melalukan offside (komunial) dikumpulkan dalam suatu pipanisasi dan diolah (di Margasari Kampung atas  air). Inikan harus dibuatkan perencanaan dulu dan dibuat dalam satu kawasan,” terangnya.

Tambah Nur, tiap rumah untuk pembuatan Ipal rumah tangga untuk sistem yang baru (belum ada jaringan) diberikan bantuan Rp4 juta/rumah. Sedangkan yang sudah eksisting bantuan diberikan Rp3 juta /rumah.

“ Misalnya kawasan baru ada 200 rumah mau dibuat ipal nah itu dapat Rp4 juta persambungan rumah tapi kalau dia masuk dalam eksisting dengan yang ada itu adapat Rp3 juta per sambungan rumah (SR),” pungkasnya. (rif-Gk)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.