Home » GerbangEducations » Ajang GTK Kaltim Berprestasi: 13 Guru ke Tingkat Nasional
13 peserta GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) pemenang ajang GTK Berprestasi 2017 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Propinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di Samarinda.(foto: sur)

Ajang GTK Kaltim Berprestasi: 13 Guru ke Tingkat Nasional

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Bangga. Rasa ini yang tersirat di wajah ke 13 peserta GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan) setelah nama-nama mereka dinyatakan sebagai pemenang dalam ajang GTK Berprestasi 2017 yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Propinsi Kalimantan Timur (Kaltim), di Samarinda, belum lama ini.

Sebelumnya, peserta yang tergabung dalam guru, kepala sekolah, dan pengawas sekolah (jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK) ini, mempersiapkan bahan/materi yang cukup menguras waktu, tenaga, pikiran, bahkan dana dan lainnya. Namun “pengorbanan” itu sepertinya tidak sia-sia.

Hampir jatuh di titik kejenuhan, akhirnya terbayarkan dengan pengumuman yang menyebutkan nama-nama mereka terpilih sebagai pemenang pertama dan berhak mewakili Propinsi Kaltim untuk melaju ke tingkat nasional, Jakarta.

Mereka yang merasakan kebanggaan sebagai pemenang pertama yakni, Wahyuningsih SPd AUD (Guru TK, Bontang), Hj Suratmi SPd AUD (Kepala TK Penajam Paser Utara/PPU), Tri Agustin Kusuma Ningrum (Guru SD, Kabupaten Kutai Timur), Marsono SPd (Kepala SD, Kabupaten Kutai Timur), Dra Farida (Guru SMP, Kabupaten Paser/Grogot), Jauhari SPd MPd (Kepala SMP, Kabupaten Paser/Grogot).

Salah seorang juara pertama Dra Tuti Retnowati MM (Pengawas SMK, Balikpapan), menerima penghargaan dari dewan juri.(foto: sur)

Selain itu, Yuli Puspasari (Guru SMA, Kabupaten Berau), Hj Nurul Hidayanti MPd (Guru SMK, Balikpapan), Drs Prihadi (Pengawas SD, Kabupaten Kutai Timur), Mujiono MPd (Pengawas SMP, Kabupaten Kutai Timur), Dra Sukarmiati (Pengawas TK, Balikpapan), Rina Nupriana MPd (Pengawas SMA, Balikpapan) dan Dra Tuti Retnowati MM (Pengawas SMK, Balikpapan).

Nama-nama inilah yang direncanakan pada bulan Agustus 2017 bertolak ke Jakarta untuk mengikuti jenjang selanjutnya. Sedangkan untuk tingkat Propinsi penyelenggaraannya berlangsung di Hotel Grand Sawid, Samarinda selama 4 hari (22-25/2017)

Sedangkan yang berhasil mendapatkan juara kedua yaitu, Nurohmah (Guru TK, PPU), Ninin Suherti SPd (Kepala TK, Balikpapan), Lestari SAg (Guru SD, Balikpapan), Injiyah SPd SD (kepala SD, Paser/Grogot), Linawati Endara Natalia (Guru SMP, Bontang), Dra Hj Sukarsih MPd (Kepala SMP, Bontang), Karyani Tri Liani SPd (Guru SMA, Berau), Usman SPd (Guru SMK, Berau), Anwar Hadi SPd (Pengawas SD, Bontang), Mukafik SPd MM (Pengawas SMP, PPU).

Untuk juara ketiga diraih Ratih Shinta Dewi SE SPd Mpd (Guru TK, Balikpapan), Masriah SPd (Kepala TK, PPU), Nurhayati Peki SPd (Guru SD, Bontang), Salmani SPd SD (Kepala SD, PPU), Yolan Fitri Ariyani MPd (Guru SMP, Kutim), M Romelan MPd (Kepala SMP, Kutim), Efriliyana Dara SPd (Guru SMA, Balikpapan).

Para peserta Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Berprestasi 2017 yang berjumlah 40 orang ini, diuji sejumlah dewan juri yang diketuai Drs Nanang Rijono MPd. Tahun 2016 lalu, peserta GTK jumlahnya lebih banyak, yakni 69 peserta.

Tahun ini jumlah peserta lebih sedikit, karena beberapa daerah diantaranya Samarinda, Kutai Kartanegara (Kukar), Kutai Barat (Kubar) dan Mahakam Hulu (Mahulu) tidak mengirimkan peserta.

Pada waktu hampir bersamaan dan lokasi yang sama, yakni di Samarinda, ratusan guru melakukan unjukrasa di Kantor Gubernur Kaltim. Mereka menuntut pencairan gaji guru honorer yang belum terbayarkan, tunjangan dan BOS daerah. Melihat kenyataan ini seakan terjadi kontradiksi. Di sisi lain sebagian tenaga pendidik “terpaksa” melakukan demonstrasi menuntut hak-haknya sebagai guru.

Di sisi lain, sejumlah pegawai yang juga masih di bawah naungan dinas pendidikan (diknas), berusaha keras mengumpulkan bahan/materi dan pada akhirnya menyelesaikan syarat-syarat sebagai pemenuhan GTK Berprestasi.

“Pokoknya, ada waktu luang kami kerjakan.Bahkan sampai dinihari. Itu kami kerjakan hampir setiap hari selama hampir dua bulan,” ujar Dra Tuti Retnowati MM, Pengawas SMK Dinas Pendidikan (Diknas) Balikpapan.(ss)

Check Also

Diduga Mesum Pasangan Remaja Diamankan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sejumnlah pasangan remaja yang diduga melakukan perbuatan asusila diamankan petugas Polsek Balikpapan, Kalimantan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *