Home » GerbangNews » Akibat Suara Gemuruh Operasional Kilang Pertamina Balikpapan Dihentikan
Flare kilang Pertamina pada Sabtu (14/1/2017) malam tadi. Api disertai asap dan suara gemuruh sempat membuat warga terkejut.(foto: gerbangkaltim/hm)

Akibat Suara Gemuruh Operasional Kilang Pertamina Balikpapan Dihentikan

BALIKPAPAN, GERBANGKALTIM.COM,—Suara gemuruh seperti mesin pesawat Boeing sekitar pukul 24.00 Sabtu malam yang terdengar  di Kota Balikpapan ternyata berasal dari Kilang Pertamina RU V Balikpapan. Suara gemuruh yang berlangsung hampir satu jam itu disertai asap serta nyala api pada flare yang membesar.

Menurut keterangan resmi dari Pertamina RU V dalam siaran persnya, Area Manager Comm and Rel Kalimantan Imam Rismanto menjelaskan pihaknya tengah melakukan penstabilan kondisi operasional kilang, akibat terjadinya gangguan di power plant Pertamina RU V.

“Gangguang ini berupa matinya  turbin generator II yang menyuplai listrik di kilang RU V Balikpapan,” katanya.

Dikatakannya, saat ini Pertamina tengah melakukan upaya perbaikan turbin generator tersebut dan opersional Kilang Balikpapan sedang dilakukan  normal shut down.

“Kami lakukan penghentian sementara operasional kilang. Mengenai penyebab matinya turbin generator tersebut sedang dilakukan investigasi,” katanya.

Sementara upaya perbaikan dilakukan paralel  dengan  star up unit opersional guna melanjutkan kegiatan opersional kilang dengan mengedepankan keselamatan atau HSE (Health Safety & Environment).

Seperti Suara Pesawat Boeing Berputar-putar di Balikpapan

Suasana dekat kilang Pertamina Balikpapan tadi malam (Sabtu/Minggu dini hari). (Foto: gerbangkaltim/hm)

Suara gemuruh kilang Pertamina Balikpapan saat pergantian malam Sabtu-Minggu (14/15-01/2017) tadi malam banyak dikira warga Balikpapan sebuah pesawat yang berputar-putar di wilayah udara Balikpapan. Biasanya suara gemuruh itu berasal dari pesawat berbadan lebar jenis Boeing hanya berlangsung beberapa saat ketika pesawat mau datang maupun ketika terbang landas.

“Saya cek di flight radar (pemantau pesawat melalui online) kok tidak ada pesawat lewat udara Balikpapan. Ini ada pesawat besar Cuma yang dari Shanghai ke Australia. Itupun sudah di wilayah Banjarmasin,” kata warga Balikpapan Baru, karena penasaran dengan bunyi gemuruh yang berlangsung lebih 30 menit itu.

Sedangkan warga di area Rapak, Balikpapan Utara yang bisa menyaksikan aktifitas kilang Pertamina langsung menduga suaranya berasal dari flare kilang. Biasanya nyala api hanya kecil, namun pada pukul 12.00 itu bertambah besar dengan jilatan api membumbung ke udara beberapa meter. Selain itu asap di sekitarnya juga makin tebal. Dugaan itu, diperkuat dengan tak lama terdengarnya suara sirine dari kilang Pertamina.

Kendati begitu tidak ada terlihat aktifitas pemadaman, karena lokasinya jauh di dalam Kilang.

Suara gemuruh ini pernah terjadi pada tahun 2010 silam karena memang terjadi kebakaran di kilang Pertamina Balikpapan. Hanya saja suaranya justru lebih keras dibanding saat ini. Entah kebetulan, peristiwa itu juga terjadi pada hari Sabtu, pada bulan yang sama tepatnya pada 16 Januari 2010.

Kebakaran pada kilang Plant III itu tidak sempat membesar, dan api dapat dikuasai dua jam oleh internal pemadam dari Pertamina RU V sendiri. Sedangkan pemadam dari luar Pertamina tampak bersiaga di sekitar areal kilang, maupun pemukiman padat penduduk yang lokasinya tak jauh dari kawasan kilang Pertamina.(hm/tw)

Check Also

Banjir Samarinda Ada Solusinya

#KaloRusmadiGubernurnya Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Rusmadi Wongso, mantan Kepala Bappeda, Sekdaprov Kaltim menjelang fajar menyingsing pemerintahannya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.