Home » Info Today » APBD Akan Fokus Pada Infrastruktur dan Pendidikan

APBD Akan Fokus Pada Infrastruktur dan Pendidikan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com—Anggota DPRD kota yang juga Ketua DPRD Kota Abdulloh Sabtu pagi (29/8) menggelar reses masa persidangan kedua tahun 2015, di gedung Balai Penghibur Pertamina, Kecamatan Balikpapan Utara.

Abdulloh pada kesempatan ini didampingi Camat Utara Sayid Muchdar,  dan jajaran SKPD Pekerjaan Umum, DKK, dan SKPD lain termasuk direktur teknik PDAM.  Kegiatan ini diikuti sekitar  300 warga, Ketua RT di Kecamatan Balikpapan Utara dan beberapa LPM di Balikpapan Utara.

” Reses ini sarana bagi anggota DPRD menjaring aspirasi dan apa yang jadi permasalahan masyarakat si lingkungan,” ujar camat Utara Sayid Sabtu lalu.

Pada kesempatan itu camat juga mengajak masyarakat untuk aktif mensukseskan penyelenggaraan pilkada Balikpapan. ” Kami meminta warga untuk ikut serta aktif dalam pemilihan nanti. Partisipasi ini penting Karena ini akan menentukan masa depan kota ini,” tuturnya. Diketahui reses DPRD kota dimulai sejak Selasa lalu (25/8) hingga Minggu (30/8).

Abdulloh yang juga ketua DPRD kota mengatakan focus pemerintah kota dan DPRD pada pelaksanaan APBD mendatang selain pembenahan infrastruktur juga pada dunia pendidikan terutama pembangunan sekolah SD dan SMP.

“Mohon semua dukungan warga Balikpapan dan seluruh stakeholder kita kan focus di pembangunan sekolah dan infrakstruktur pendidikan. Karena tidak sebanding lurus antara lulusan SD yang masuk ke SMP dengan jumlah sekolah,” ujarnya saat reses akhir pecan kemarin.

Saat ini jumlah SMP negeri di Balikpapan sebanayk 23 sekolah dan SD 136 sekolah serta SMA  berjumlah 9 sekolah dan SMK 7 sekolah. Sedangkan untuk SMA/SMK karena ada perubahan kebijakan, pembangunan infrastruktur sekolah dilakukan provinsi.

Kedepan ini kata Abdulloh,  dalam kurung waktu 1-2 tahun setiap kecamatan dilakukan pembangunan sekolah khususnya untuk tingkat SMP. “ Jadi kami mohon dukungan seluruh warga terutama warga Balikpapan utara dalam hal pembebasan lahan dipermudah. Kalau ada lahan silakan sampaikan ke dinas pendidikan,” ujarnya.

Idealnya kata Abdulloh jumlah sekolah tingkat SMP minimal 50 sekolah begitupula untuk SMA/SMK. Apalagi jika dikaitkan dengan makin bertambahnya jumlah penduduk Balikpapan.
“ Ideal 50 sekolah SMP, dan SMA tapi itu kita akan lakukan secara bertahap,” tukasnya.

Pada reses kemarin, selain sejumlah warga mengusulkan perbaikan maupun pembangunan jalan lingkungan dan air bersih yang belum mendapat pelayanan air PDAM khususnya warga di Kelurahan Karang Joang.

“ Sambungan PDAM itu pipa baru di Km 18, saya mohon sekarang ini akan lagi musim kemarau. Kita ajaukan pemrohonan bantuan pembangunan sumur bor,” pinta Hadi warga Karang Joang. (rif-Gk)

Check Also

Warga Liang Ulu Dukung Rusmadi-Safaruddin

Kota Bangun, GERBANGKALTIM.COM,- Sebagian warga Desa Liang Ulu Kecamatan Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *