Home » GerbangNews » Apdesi Paser: Pengambilan Besi Tua Tahura Merugikan Masyarakat
Ketua Apdesi Paser M Nasri

Apdesi Paser: Pengambilan Besi Tua Tahura Merugikan Masyarakat

Tanah Grogot (GERBANGKALTIM.com) Ketua Asosiasi Perangkat Desa (Apdesi) Kabupaten Paser M.Nasri meminta kepada masyarakat di daerah itu untuk melaporkan apabila ada oknum perangkat desa maupun Kepala Desa yang terlibat dalam kasus pencurian besi tua pada Taman Hutan Raya (Tahura) di Desa Petangis.

“Saya selalu himbau kepada masyarakat, untuk selalu melaporkan apabila ada oknum yang merugikan masyarakat,” kata Nasri di Tanah Grogot, Selasa.

Apdesi Paser kata Nasri hingga saat ini belum menerima laporan dari masyarakat terkait adanya keterlibatan oknum kades dalam kasus pencurian besi tua itu.

“Saat ini belum ada laporan masyarakat,” kata Nasri.

Informasi yang diterima dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) lanjut Nasri, sebanyak 18 truk telah digunakan sekelompok warga yang mengambil besi tua tersebut.

“Informasinya dari Dinas Lingkungan Hidup, sudah ada 18 truk yang mengangkut besi yang merupakan aset negara itu,” kata Nasri.

Besi tua tersebut kata Nasri merupakan aset milik pemerintah sehingga seharusnya masyarakat yang seharusnya menikmati aset tersebut.

Dalam kasus pengambilan besi tua ini kata Nasri bukan sekelompok warga yang menikmati aset besi itu, melainkan sekelompok oknum ormas.

“Bukan sekelompok warga yang menikmati besi tua itu. Tapi oknum ormas,” kata Nasri.

Pengambilan besi tua Tahura di Desa Petangis kata Nasri hanya dinikmati oleh segilintir kelompok saja.

Bahkan lanjut ia, warga di sekitar Desa Petangis tidak mendapatkan keuntungan dari pengambilan besi itu.

“Aset tersebut milik masyarakat Paser, kok yang menikmati hanya segilintir. Bahkan warga di lokasi Tahura tidak merasakan,” kata Nasri.

Terkait dokumen yang menguatkan sekelompok warga sebagai alasan pengambilan besi pada Tahura di Petangis tersebut, Nasri mempertanyakan itu.

“Bagaimana kelanjutan dokumen ini,” kata Nasri.

Dokumen yang dimaksud Nasri adalah dokumen yang menjadi landasan sekelompok warga untuk mengambil besi eks PT Kendilo Coal Indonesia.

Padahal menurut pihak Pemkab setempat, pemerintah belum mengeluarkan surat hibah maupun pemindahan aset besi pemerintah ke pihak Pemkab. Pemkab meragukan keaslian dokumen itu.(Jya)

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.