Home » Aset Pemprov Kaltim di 4 Lokasi Akan Dihapus, Pansus Tak Ingin Hambat Investasi

Aset Pemprov Kaltim di 4 Lokasi Akan Dihapus, Pansus Tak Ingin Hambat Investasi

Pansus Penghapusan BMD Tak Ingin Hambat Investasi
SAMARINDA, GERBANGKALTIM.COM,— Agar tidak dianggap menghambat investasi daerah, Panitia Khusus (Pansus) Penghapusan Barang Milik Daerah (BMD) sepakat untuk mengoptimalkan waktu demi menyelesaikan tugas Pansus sebaik mungkin. Meski demikian Pansus memilih bekerja aman, karena tugas Pansus rawan dengan jebakan hukum.
“Yang pasti Pansus harus berhati-hati dalam mengambil keputusan, sebab ini berkaitan dengan masalah hukum. Kami pun berusaha optimal memanfaatkan masa kerja. Tapi kehati-hatian kami juga jangan sampai dianggap menghambat investasi daerah,” kata Ketua Pansus BMD Rusman Ya’qub,  dalam rapat pertemuan dengan Biro Perlengkapan, Biro Umum, Biro Hukum, Biro kerjasama dan penataan dan  wilayah dan Biro Keuangan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Rabu (1/5/2013) di ruang rapat lantai 6 Gedung DPRD Kaltim.
Dalam pertemuan yang juga diikuti Wakil Ketua Pansus Hermanto Kewot, Andarias P Sirenden, Gunawarman, Entjik Widyani dan Andi Harun itu, membahas beberapa aset pemerintah di antaranya tanah Pemprov di Kawasan Industri Kariangau Balikpapan, tanah Pemprov di Sungai Kunjang, Samarinda yang digunakan untuk Perumahan Carpotek, lahan eks Lamin Indah, tanah untuk Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan dan tanah Universitas Mulawarman.
“Setiap usulan penghapusan aset harus dicermati dan dikaji sebaik-baiknya. Kami sangat berhati-hati, agar ketetapan yang diputuskan tidak bermasalah kemudian hari,” kata Rusman.
Mengenai kasus tanah di Perumahan Carpotek yang dinilai sudah sewajarnya diberikan kepada warga, juga jadi perhatian. “Bagi Komisi I sendiri sudah tidak ada masalah. Jumat (hari ini, Red) telah menjadwalkan untuk pertemuan dengan warga Carpotek,” terang Rusman.
Sementara itu, Wakil Ketua Pansus Hermanto Kewot, menilai positif jika Pemprov turut menggandeng Kejaksaan Tinggi Kaltim dalam setiap langkah-langkah yang diambil. “Yang terpenting keputusan yang kami buat adalah semata-mata demi rakyat. Kami pada dasarnya tidak ada masalah. Hanya memang perlu kehati-hatian dalam mengambil keputusan, dan jangan sampai menjadi bom waktu nantinya sehingga menyisakan masalah hukum,” ungkap Kewot, sapaan akrab Politisi PDP-P ini. (adv/lia/adhi/met)
Sumber: Tim Media DPRD Kaltim

Check Also

Manggar Jadi Perkebunan dan Beternak

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Calon wakil gubernur (cawagub) Kalimantan Timur (Kaltim) Safaruddin memprediksi, kawasan Manggar, Balikpapan Timur, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *