Home » Gerbang Business » Bahan Makanan Penyumbang Inflasi di Balikpapan
Istri Ketua DPRD Balikpapan Yulianti Abdulloh saat berbelanja.(foto: Rif-Gk)

Bahan Makanan Penyumbang Inflasi di Balikpapan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com — Inflasi kota Balikpapan pada bulan oktober 2015 sebesar 0,87%. Andil terbesar pada inflasi bulan Oktober 2015 itu salah satunya kelompok transport, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,55%.

Kepala Badan Pusat Statistik Kota Balikpapan Nur Wahid menyebutkan kelompok bahan makanan dengan andil sebesar 0,31% dan kenaikan indeks harga sebesar 1,45%.

“Komoditas yang menyumbang inflasi pada kelompok ini adalah sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi hijau, serta beras, apel, dan bawang merah. Sementara komoditas yang justru mengalami deflasi adalah cabai rawit, ayam ras, dan lainnya,” katanya saat ditemui diruang kerjanya, Senin (2/11/2015).

Selain itu lanjut Nur Wahid, kelompok lain yang juga menyumbang andil pada inflasi Oktober adalah kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau dengan kenaikan indeks harga sebesar 0,47% dan andil terhadap inflasi sebesar 0,08%.

Dan diperkirakan pada bulan November kelompok bahan makanan dapat mengalami kenaikan indeks harga, mengingat Kota Balikpapan diperkirakan akan memasuki musim hujan pada bulan ini. Menurutnya pendistribusian pasokan dari luar daerah rentan terganggu selama musim hujan.

Tidak hanya itu, komoditas sayuran hijau yang dipasok dari petani lokal pun rentan mengalami kelangkaan apabila curah hujan terlalu deras. Selain itu, bahan bangunan juga diprediksikan akan mengalami kenaikan indeks harga pada bulan ini.

“Biasanya pada bulan-bulan seperti sekarang ini bahan bangunan akan naik karena konsumen berebut membeli untuk menyelesaikan proyek pembangunan,” sambung Nur.

Sementara itu, inflasi tahun kalender kota Balikpapan sebesar 6,03% serta inflasi year on year sebesar 9,60%.(fey-Gk)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.