Home » GerbangNews » Bandara SAMS Sepinggan Tingkatkan Keselamatan

Bandara SAMS Sepinggan Tingkatkan Keselamatan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Pihak Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), terus melakukan peningkatan keselamatan dengan menggelar latihan hot drill yang akan mengevaluasi fungsi koordinasi dan komunikasi antarunit serta uji handal berbagai fasilitas yang ada.

Latihan itu terpicu adanya pesawat Boeing 737-300 Borneo Air dengan nomor penerbangan BA3456 yang lepas landas dari Bandara Foxtrot menuju Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), mengalami peristiwa naas yakni kegagalan fungsi mesin (instrument engine), Rabu (22/11/2017) lalu.

Pada saat itu, diperoleh informasi angin bertiup cukup kencang dari arah Utara-Selatan dengan kecepatan 30 knots yang disebabkan adanya tekanan rendah di Seputar Selat Makassar. Hal tersebut mengakibatkan pesawat yang mengangkut 50 penumpang melenceng keluar dan jatuh di laut seputaran approach area runway 25. Jumlah penumpang dari data manifest diketahui 44 orang dan 6 kru. Saat itu, total korban meninggal 5 orang, 10 luka berat, 10 luka sedang serta 5 orang luka ringan.

Akibat peristiwa itu, kepanikanpun tak terhindarkan. Untungnya, kejadian tersebut merupakan bagian dari skenario latihan terbatas keadaan darurat Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Hal ini bertujuan meningkatkan respon dan kemampuan 75 anggota Airport Fire Fighting and Rescue (ARFF) atau tim pertolongan kecelakaan pesawat, dalam mengatasi kondisi siaga darurat. Latihan hot drill ini juga akan mengevaluasi fungsi koordinasi dan komunikasi antarunit serta uji handal berbagai fasilitas yang ada.

Turut tergabung dalam latihan ini sejumlah 230 orang dan didukung oleh Otoritas Bandara Wilayah VII, Basarnas Balikpapan, TNI AU, Kepolisian, Airnav Indonesia, BPBD dan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) serta Puskesmas Sepinggan. Karena peliknya kondisi, pihak bandara sendiri menurunkan hampir seluruh kekuatan fasilitas AFFR yang terdiri dari 2 unit rescue boat, 2 unit rubber boat, commando car, rescue car, utility car dan ambulan. Sedangkan bantuan instansi luar terdiri dari ambulan milik TNI AU dan KKP.

“Kami harus memastikan bahwa kordinasi dan kerjasama erat harus terus ditingkatkan untuk menjamin keselamatan operasional penerbangan di bandara ini dan saya ucapkan terima kasih atas dukungannya untuk latihan kali ini,” kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) cabang Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. Dengan dilaksanakannya latihan ini diharapkan tumbuh sinergi antarunit dan instansi terkait, khususnya dalam menguji pedoman panduan emergency committee Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (ist)

 

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.