Home » Bea Cukai Dapat Kado Akhir Tahun Tangkapan 4 Kg Sabu Senilai 8 Milyar

Bea Cukai Dapat Kado Akhir Tahun Tangkapan 4 Kg Sabu Senilai 8 Milyar

SABU-4kg-akhir-tahunBALIKPAPAN, GERBANGKALTIM.COM,—Jajaran petugas Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Balikpapan mendapat kado akhir tahun 2013 berupa tangkapan sabu-sabu seberat 4 Kilo 10 gram dengan nilai Rp8 miliar. Dalam setahun ini aparat BC setempat mengagalkan lima kali penyelundupan sabu-sabu melalui Bandara Sepinggan,  maupun Kantor Pos Besar Balikpapan sebanyak 10 kg.
Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Balikpapan Djanurindro Wibowo mengatakan, penangkapan tersangka NV berikut barang bukti sabu-sabu 4.010 gram itu dilakukan pada Kamis (19/12/2013) pukul 17.15 Wita di Terminal Kedatangan Internasional, Bandar Udara Sepinggan Balikpapan. Sabu disembunyikan dalam Knee & Elbow & Pads & Helmet, atau semacam deker untuk alat pelindung olahraga yang dimasukkan dalam sebuah tas besar.
bb-sabu“Sabu-sabu itu disembunyikan pada deker, yang jumlahnya ada 99 buah dengan rata-rata setiap deker diisi sabu 5-11 gram,” kata Djanurindro kepada para wartawan dalam jumpa pers Jumat (20/12/2013) sore di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Balikpapan, Jl. Yos Sudarso, Balikpapan Kota.
Dijelaskan, secara kronoligis penangkatan ini diawali dari analisa pecitraan image x-ray oleh petugas CNT (Customs Narcotics Team) Bea dan Cukai Balikpapan atas barang bawaan tersangka NV yang merupakan penumpang Silk Air dengan nomor penerbangan MI-138. Hasilnya, petugas mencurigai barang yang dibawa NV dan dilakukan pemeriksaan secara fisik.
“Dari pemeriksaan fisik inilah diketahui, NV menyembunyikan barang berbentuk kristal putih yang setelah dilakukan tes cepat, positif sabu-sabu,” katanya.
Berbeda dengan pengungkapan penyelundupan sabu-sabu sebelumnya, petugas BC saat ini masih kesulitan mengungkapkan asal mula barang maupun rute perjalanan tersangka. Sebab, NV yang warganegara Vietnam tidak bisa berbahasa Inggris, maupun bahasa Vietnam pada umumnya.
“Kami terkendala bahasa dalam mengungkap kasus ini, walaupun tadi malam tim kami sudah bekerja keras untuk mengungkapnya,” kata Djanurindro.
Kendati demikian, dari barang bukti yang ada, diduga sabu-sabu berasal dari India, sementara negara

deker-tempat-sabu-sabu

Singapura hanya sebagai bandara transit, sebelum akhirnya terbang ke Balikpapan. “Kalau transit, barang ini tidak diperiksa petugas di sana, melainkan hanya dipindahkan oleh petugas airline dari pesawat,” tambahnya.
Tersangka NV diancam hukuman pasal 102 huruf (e) UU Nomor 17 Tahun 2006 tentang Kepabeanan dan Undang-Undang Narkotika Nomor 35 Tahun 2009 pasal 114 ayat 2 dengan ancaman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 1 milyar dan paling banyak 10 milyar ditambah sepertiga.
Untuk pengungkapan lebih lanjut, tersangka NV diserahkan langsung kepada penyidik Direktrorat Reserse Narkota Polda Kaltim yang hadir dalam jumpa pers. Selain itu tampak hadir, petugas dari BNN Balikpapan dan Imigrasi turut menyaksikan ekspose dan penyerahan tersangka.(gk-03)

Check Also

Kodam VI/Mlw Tambah 12 Pos di Perbatasan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Kodam VI/Mulawarman akan menambah 12 pos dari 40 perbatasan yang sudah ada di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.