Home » GerbangNews » BELI MIRAS PAKAI UANG PALSU

BELI MIRAS PAKAI UANG PALSU

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Nahas bagi Fahrul dan kedua kawannya harus berurusan dengan pihak kepolisian resor balikpapan. Dia ditangkap saat  bertransaksi menggunakan uang palsu  ketika membeli minuman keras (miras).   Dari tangan fahrul dan dua kawannya,  polisi mengamankan uang palsu pecahan 50 ribu rupaih sebanyak 5 lembar, printer dan seperangkat tinta berwarna.

Sebelumnya, niat Fahrul ingin minum-minum miras miras  bersama dua rekannya, tapi gagal. Karena, dia keburu terjaring petugas. Angannya menenggak cairan memabukkan itu terpaksa kandas, karena terangkap tangan  membeli miras  dengan uang palsu.

Usai mengamakan Fahrul, polisi juga  mengamankan Ridho (22) dan Aal yang masih berusia  18 tahun. Ketiganya merupakan  warga Gunung Guntur Kelurahan Gunung Sari Ulu  Balikpapan Tengah.

“Sebelumnya kami merasa curiga. Saya tanya-tanya, sekalinya benar uang yang dibuat beli itu uang palsu,” ujar pemilik warung. Atas  kejadian itu korban pun langsung melaporkan ke kepolisian.

Menurut pengakuan Fahrul, dia tidak mengetahui jika uang tersebut adalah uang palsu. Dia hanya menuruti permintaan dari Aal yang memperoleh uang tersebut dari Ridho untuk membeli miras cap tikus. Dari tangan Fahrul dan dua kawannya, pihak kepolisian berhasil mengamankan 5 lembar uang palsu pecahan 50 ribu rupiah.

Menurut pihak kepolisian modus  yang digunakan untuk   menggandakan uang ini dengan cara yang cukup sederhana , yakni dengan  melakukan scan uang asli yang kemudian di print.

Akibat perbuatan itu,  ketiga kawanan  ini diamankan pihak Polres. Ketiganya  di jerat pasal  224 KUHP tentang pemalsuan uang  dengan ancaman maksimal 15 tahun penajara. (hm)

Check Also

Banjir Samarinda Ada Solusinya

#KaloRusmadiGubernurnya Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Rusmadi Wongso, mantan Kepala Bappeda, Sekdaprov Kaltim menjelang fajar menyingsing pemerintahannya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.