Home » GerbangNews » BNNK Balikpapan Bekuk Kurir Ekstasi

BNNK Balikpapan Bekuk Kurir Ekstasi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), kembali mengungkap sekaligus menangkap pengerdar gelap narkoba jenis ekstasi yang mengaku hanya sebagai kurir. Tapi, petugas mempunyai catatan yang juga gelap tentang sang sasaran, yakni pernah direhabilitasi soal kasus serupa.

Kali ini, salah seorang kurir bernama Bambang Witono yang membawa narkoba sebanyak 250 butir jenis ekstasi siap edar itu berhasil dibekuk petugas. Pria berusia 32 tahun itu, tidak berkutik ketika petugas BNN menggerbek dan menangkapnya.

Pengedar yang yang mengaku salah seorang warga Kampung Baru Balikpapan Barat ini, kedapatan membawa ratusan butir obat terlarang yang disembunyikan di dalam cat kayu untuk mengelabui petugas.

Pria malang ini diamankan petugas di kawasan Batu Ampar Balikpapan Utara. Pada saat diamankan, Bambang Witono, sempat membantah alias mengelak. Namun petugas tidak percaya begitu saja. Pertanyaan demi pertanyaan terus dicecar petugas. Akhirnya, Bambang mengaku ratusan butir ekstasi itu merupakan titipan temannya.

Tersangka sendiri diketahui memiliki catatan kelam di BNNK Balikpapan. Pasalnya, Bambang baru beberapa pekan ini selesai menjalani rehabilitasi yang dilakukan BNNK, lantaran terlibat penyalahgunaan narkoba.

Bambang, saat ini mendekam di sel tahanan BNNK Balikpapan. “residivis narkoba” ini dijerat pasal 114 pasal 112  Undang Undang  Nomor  35 Tahun 2009 dengan barang bukti berupa ekstasi lebih dari 5 gram. Tersangka diancam hukuman 20 tahun pidana penjara.

“Petugas masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku dan terus melakukan pengembangan,” kata Kapala BNNK Balikpapan, Kompol Muhammad Daud. Terus dilakukannya pengembangan penyelidikan untuk mengungkap, apakah Sang pelaku memiliki jariangan peredaran pil mematikan itu. (hm/sh)

Check Also

Rusmadi, “Saya Malu Samarinda Banjir”

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Soal banjir yang makin dikeluhkan masyarakat Kota Samarinda,  Rusmadi menceritakan pengalamannya, bahwa jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *