Home » GerbangNews » Bocah SD Tewas Terseret Arus
Lokasi ditemukannya bocah SD yang tewas terseret arus

Bocah SD Tewas Terseret Arus

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Muhammad Iqbal, bocah murid Sekolah Dasar (SD) Negeri, berusia 12 tahun yang tercebur di parit  Jalan Pangeran Antasari  Kelurahan Karang Rejo Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), akhirnya ditemukan tim SAR gabungan. Namun, korban yang ditemukan sekitar 3 kilometer dari lokasi kejadian itu, sudah tidak bernyawa lagi alias tewas.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Badan SAR Nasional (Basarnas), Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI dan Polri kecamatan dan kelurahan serta relawan, akhirnya menemukan jasad Muhammad Iqbal, murid kelas VI SD yang tercebur usai bermain mandi hujan di kawasan Jalan Pangeran Antasari Balikpapan Tengah itu.

Tim pencarian sempat kesulitan untuk menemukan jasad korban, karena parit yang diduga sebagai lokasi jatuhnya korban terbilang sempit dan masih dipenuhi air. Pencarian secara manual, akhirnya diganti dengan melakukan penyelaman di parit Jalan Ahmad Yani depan Puskib.

Di lokasi yang juga dikenal kawasan gunung kawi ini, tim melakukan teknik penyelaman bawah air, akhirnya tim SAR gabunag berhasil menemukan korban yang sudah dalam keadaan kaku. Jasad korban selanjutnya dibawa ke rumah duka.

“Pencarian yang dilakukan sejak siang hari dilanjutkan hingga malam hari, akhirnya tim SAR gabungan menemukan jasad korban,” terang Kasiops Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Balikpapan,  Octavianto.

Sebelumnya, Nana, salah seorang saksi yang melihat kejadian menceritakan,  awalnya korban bermain air mandi hujan yang secara kebetulan berdekatan dengan saluran air yang lumayan lebar. “Tiba-tiba saja korban terjungkal dan masuk ke saluran air dan menghilang. Mungkin dia (korban) terseret derasnya  arus air dalam parit itu,” kisah warga setempat.

Sebelum kejadian, Iqbal bersama empat temannya akan membilas badannya di air pancuran di depan depo air isi ulang “mutiara” yang lokasinya tidak terlalu jauh dengan tempat kejadian peristiwa (TKP). Saat itu, korban terpeleset dan jatuh ke dalam darinase.

Sementara itu, teman-teman korban yang melihat kejadian itu sempat melihat korban berusaha berpegangan disela-sela jembatan kayu gorong-gorong, namun tidak bertahan lama dan korban hanyut bersama derasnya arus parit.

Syahrul, salah seorang teman korban mengatakan, korban sempat berpegangan pada jembatan kayu. Namun arus yang deras membuatnya tak kuat menahan lebih lama lagi hingga akhirnya terseret.

“Saya melihat sendiri kejadian itu. Bahkan saya sempat meminta rekan-rekan korban untuk memberikan pertolongan, tapi sepertinya tidak ada yang berani,” ujar Nana. (hm/sh)

Check Also

Banjir Samarinda Ada Solusinya

#KaloRusmadiGubernurnya Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Rusmadi Wongso, mantan Kepala Bappeda, Sekdaprov Kaltim menjelang fajar menyingsing pemerintahannya di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.