Home » Gerbang Health » BPOM dan DKK Balikpapan Periksa 120 Makanan Pasar Ramadan
Alat pemeriksa sampel makanan, dan Walikota Balikpapan ketika sidak di Pasar Ramadhan.(foto: poldakaltim.com)

BPOM dan DKK Balikpapan Periksa 120 Makanan Pasar Ramadan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Khawatir terjadi musibah secara “berjamaah” terhadap berbagai jenis makanan yang dijajakan para penjual pasar Ramadan, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Dinas Kesehatan Kota (DKK) Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), akan melakukan pengambilan 120 jenis makanan di seluruh pasar Ramadan, untuk dijadikan uji sampel/diperiksa kandungannya.

Langkah ini diambil tidak lain untuk menyakinkan makanan yang dijual tidak mengandung zat yang berbahaya bagi kesehatan. Sebanyak 120 jenis makanan yang dijadikan sampel akan diperiksa di laboratorium milik Balai Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) Propinsi Kaltim.

Diskes Balikpapan melakukan uji sampel 120 macam makanan terkait kandungan yang ada di dalamnya untuk memastikan apakah makanan yang dijual selama bulan Ramadan tidak berbahaya bagi kesehatan.

Pengambilan sampel dilakukan oleh petugas setiap puskesmas yang ada didekat pasar Ramadhan. Setiap makanan yang dicurigai akan diambil sampelnya dan di kirim ke BPOM untuk dilakukan pemeriksaan kandungannya.

Menurut Kepala DKK Balikpapan, Balerina, tahun lalu tidak ditemukan adanya kandungan berbahaya dari campuran makanan yang dijual di pasar Ramadan. Namun hal itu tidak bisa dijadikan patokan. Ramadan tahun ini juga harus dilakukan pemeriksaan.

“Sampel sebanyak seratus dua puluh macam makanan ini diambil dari seluruh pasar Ramadan yang ada di Balikpapan. Pengambilannya sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” kata Balerina.

Bila dalam pemeriksaan memang ada ditemukan bahan campuran makanan yang berbahaya, maka akan dilakukan penindakan tegas. Terkait dengan antisipasi ini, warga diimbau agar lebih selektif memilih makanan. Ini untuk menghindari bahaya kandungan makanan yang dapat mengganggu kesehatan.

Sementara itu, sebanyak 12 sampel makanan langsung dilakukan pemeriksaan oleh Tim DKK Balikpapan. Dalam inspesksi mendadak (sidak) yang dilakukan Walikota Balikpapan Rizal Effendi, hasilnya, 6 bahan makanan dinyatakan aman dan sisanya masih harus dilakukan pemeriksaan lanjutan.

Walikota Balikpapan Rizal Effendi bersama Wakil Walikota Rahmad Masud, Kepala DKK Balerina, beserta Forum Komonikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Balikpapan melakukan sidak ke pasar Ramadan Balikpapan Permai, Jalan Jenderal Sudirman.

Dalam sidak, Pemkot Balikpapan mengambil sebanyak 12 sampel makanan yang diambil untuk dilakukan pemeriksaan apakah mengandung pengawet, pewarna buatan “Yetaminyelow, “Rodamin” dan “Borak”. Pasalnya, bahan-bahan ini bisa mengakibatkan kanker yang berdampak panjang bagi kesehatan.

Hasil pemeriksaan dari 12 sampel tersebut, 6 diantaranya negatif. Sedangkan 6 sisanya lagi masih diperiksa. “Selama ini pemkot telah memberikan pembinaan terhadap pelaku ukm/ dan sidak kali ini untuk memastikan bahan makanan yang dijual di pasar ramadan tidak mengandung bahan berbahaya bagi kesehatan,” kata Walikota Rizal.

Jika memang ditemukan, tegas Rizal, maka pemkot akan memberikan peringatan terhadap pedagang tersebut. Apabila sudah diperingati tapi masih juga membandel, maka ada sanksi tegas lagi yang akan diberikan. Dalam sidak ini sendiri ada sebanyak 52 sampel yang diambil dan baru 12 diperiksa.(mh/ss)

Check Also

Diduga Mesum Pasangan Remaja Diamankan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sejumnlah pasangan remaja yang diduga melakukan perbuatan asusila diamankan petugas Polsek Balikpapan, Kalimantan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *