Home » GerbangNews » BPPKB Paser Sosialisasikan Pusat Informasi Konseling Remaja

BPPKB Paser Sosialisasikan Pusat Informasi Konseling Remaja

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) Kabupaten Paser menggelar sosialisasi Pusat Informasi Konseling Remaja di Kantor Bupati Paser Senin (30/5), kepada pelajar dan mahasiswa yang ada di daerah itu.

“Perwakilan dari setiap sekolah dan perguran tinggi hadir pada acara sosialisasi Pusat Informasi Konseling ini” kata Kabid Keluarga Sejahtera BPPKB Paser Amperawati ditemui di sela-sela acara.

“Para pelajar juga diberikan materi tentang Generasi Berencana atau genre”

Sosialisasi tersebut kata Amperawati menghadirkan tiga narasumber yaitu dokter dari RSUD Panglima Sebaya dan dua duta Mahasiswa Genre.

Pusat Informasi Konseling (PIK) Remaja menurut Amperawati perlu dibentuk di setiap sekolah menengah dan perguruan tinggi.

“PIK merupakan wadah yang dikelola oleh remaja dan dibentuk untuk remaja agar dapat berkonsultasi terkait permasalah yang rentan menimpa remaja” ujar Amperawati.

“PIK ini sebagai tempat berkonsultasi para remaja terkait permasalahan yang mungkin mereka hadapi terkait narkoba, pergaulan bebas, bahkan hingga penyakit HIV/AIDS”

Dengan dikelolanya PIK oleh remaja kata Amperawati diharapkan remaja dapat terbuka menyampaikan permasalahan mereka sebelum permasalah mereka sulit untuk dicarikan solusinya.

Selama ini lanjut Amperawati, pelajar mendapatkan informasi tentang seks dari sumber dan tempat yang salah. Sehingga penerapan dari informasi yang didapatnya pun juga tidak benar.

“Pendidikan seksiologi berupa pemahaman fungsi alat reproduksi wanita dan pria perlu diberikan kepada para remaja.

Pemahaman yang salah dari sumber dan tempat yang tidak tepat akan mempengaruhi pemahaman remaja tentang fungsi dari alat reproduksi itu sendiri” kata Amperawati.

Pada kesempatan lain juga lanjut Amperawati, pelajar diberikan pemahaman tentang pentingnya perencanaan dalam membangun sebuah keluarga.

“Bila pemahaman tentang seksiolgi sudah baik, maka perlu dibantu tentang pemahaman akan perlunya perencanaan yang matang dalam membangun sebuah keluarga kedepannya” ujar Amperawati.

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *