Home » Gerbang Health » Chevron Edukasi HIV/AIDs kepada Karyawan dan Keluarganya
Acara bedah buku yang diselenggarakan Chevron . "Jangan bawa Pulang HIV" karya Dani Sirait, direktur Indonesia Business Coaltion On AIDs (IBCA) , yang dipandu oleh dr. Ade Mutiara, di Chevron Jumat (18/12/2015).

Chevron Edukasi HIV/AIDs kepada Karyawan dan Keluarganya

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com,–Karyawan dan keluarga Chevron di Balikpapan mendapat edukasi tentang bahaya penyakit HIV/AIDs dan penyebarannya. Edukasi ini sebagai upaya memperbaiki kualitas kesehatan di lingkungan karyawan maupun keluarganya, dan atas keprihatinan dunia usaha atas penyebaran penyakit mematikan ini telah jadi ancaman.

Edukasi yang dilaksanakan  di auditorium PRCC, Pasir Ridge Balikpapan Jumat (18/12/2015) siang diikuti karyawan, keluarga Chevron Balikpapan maupun karyawan Chevron yang berada di lokasi anjungan minyak seperti Sepinggan, Melawai, Ataka dengan cara teleconference.

Charles Chaidir Manager HRD Chevron Balikpapan mengatakan program ini bagian dari upaya memperbaiki kualitas kesehatan keluarga besar Chevron. “Penting pengetahuan soal ini ynag pada akhirnya kita bisa turut membatasi penyebaran dan kalau bisa kurangi mereka yang tertular dan jangan sampai generasi mendatang terjerumus,” katanya saat pembukaan acara.

Menurutnya bahaya dan akibat penyakit ini harus diwaspada. Apa yang dilakukan ini ikut serta membantu penanggulangan jumlah penderita. Diinternal Chevron katanya memiliki aturan yang dituangkan nomor 2 tahun 1960. “Perusahaan aware kepada HIV sehingga dilahirkan aturan untuk jaga lingkungan kerja tetap produktif. Karena HIV merusak performance dan Produktivitas siapa pun,” katanya.

Dani Sirait dalam paparan awalnya mengatakan latar belakang dibentuknya IBCA atas keprihatinan dunia usaha atas penyebaran penyakit mematikan ini telah jadi ancaman bisnis mereka. “Karena usia produktif, masih sehat, cerdas tapi justru mereka rentan terhadap penyebaran AIDs,” katanya. “Karena jika HIV  masuk  menjadi AIDs, penderitanya kebanyakan tidak tertolong,” tambahnya.

Saat ini sekitar 36 juta penduduk di dunia  menderita AIDS. Setengah dialami ibu dan anak-anak. Saat ini katanya ada 22 perusahaan multinasional yang terlibat dalam IBCA ini. “Kita juga kita terus lakukan edukasi kepada tenaga kerja- tenaga kerja di Indonesia melalui cerdas HIV,” ucapnya.

Untuk pencegahan penyebaran penyakit juga butuh komitmen perusahaan dalam hal ini Managen dan pemahaman HRD atas penyakit  dalam membangun dan mengedukasi kepada karyawan. Terutama edukasi secara informal yang dilakukan oleh rekan sejawat.

“Kalau pendekatan informal sangat efektif dalam edukasi HIV AIDs ini,” ujarnya.

Chevron Indonesia saat banyak mengantongi penghargaan dibidang ini. Diantaranya penghargaan 2012 dari Kementerian Tenaga kerja RI dan  Oktober 2015  penghargaan dari Komisi penanggulangan HIV/”AIDs.(rif-gk)

Check Also

Pedagang Dapat Modal Tanpa Agunan

#KaloRusmadiGubernurnya Samarinda, GERBANGKALTIM.COM,- Tak perlu menggadai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atawa BPKB. Demikian tagline salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.