Home » GerbangNews » Dampak Taksi “On Line, Anak-Istri Dipulangkan
Demo mogok sopir angkot

Dampak Taksi “On Line, Anak-Istri Dipulangkan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Salah seorang pengemudi angkutan kota (angkot) di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), terpaksa memulangkan keluarga kecilnya ke kampung halamannya. Langkah nekat ini diputuskan karena hasil sebagai pengemudi tidak mencukupi kebutuhan hidup keluarga sehari-hari.

Langkah itu diambil akibat adanya taksi berbasis “on line” yang beroperasi di wilayah Balikpapan. Akhirnya, membuat sopir angkutan umum memberangkatkan istri dan anak-anaknya ke kampung halaman. Alasan pemulangan itu, karena penghasilan atau  pendapatannya sehari-hari sebagai sopir angkot  turun  drastis.

“Dalam satu hari hanya mendapatkan 50 ribu rupiah saja. Bahkan, pernah juga tidak dapat sama sekali,” ungkap salah seorang sopir yang dibenarkan teman-temannya. Semakin hari semakin terasa kesulitan hidup keluarga. Bagaimana tidak! Pasalnya, penghasilan semakin menurun dan terus menurun. Yang memprihatinkan lagi, pernah tidak mendapatkan hasil untuk dibawa pulang.

Taksi “on line” yang kian marak di Kota Balikpapan  membuat sopir angkutan umum dalam kota mengalami penurunan pendapatan dalam satu harinya.  Sebelum adanya taksi beraplikasi “on line” sejumlah pengemudi kota bisa membawa uang hasil keringatnya sebesar 150 ribu rupiah.

Seperti yang diungkapkan sopir angkutan umum marzuki. Menurutnya, dia menjadi sopir sudah kurang lebih tahun. Namun sejak adanya taksi “on line”, pendapatannya berkurang drastis, bahkan pernah tidak dapat hasil ada sama sekali.

Dengan tidak setabilnya pendapatan sebagai sopir angkutan umum, Marzuki terpaksa memulangkan istri dan dua anaknya ke kampung halaman di Sulawesi Selatan. “Sebelum adanya taksi “on line” pedapatan bersih dalam satu hari mencapai 150 ribu rupiah bahkan lebih, tapi saat ini sudah tidak bisa lagi,” ceritanya sedih.

Dengan adanya demo yang di gelar di depan Gedung DPRD Balikpapan, Marzuki berharap, penghapusan taksi berbasis aplikasi di balikpapan  bisa dilaksanakan, sehingga sopir angkot tidak lagi  kesusahan dalam mencari penumpang. (hm)

 

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.