Home » GerbangNews » Dilantik Kepala Diskominfo Paser, Adi Maulana: Innalillahi

Dilantik Kepala Diskominfo Paser, Adi Maulana: Innalillahi

Tanah Grogot (GERBANGKALTIM.com) “Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun”, kata Adi Maulana saat diwawancarai oleh para wartawan usai ia dilantik menjadi Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) Kabupaten Paser di Pendopo Kabupaten, Kamis (2/3).

Sejumlah wartawan sontak terkejut dan kaget. Mengapa mantan Kepala Dinas Perhubungan tersebut mengucapkan kata Innalillahi. Sedangkan kata itu biasanya dipakai apabila seseorang terkena musibah atau cobaan dari yang maha kuasa.

Rupaya, kata innalillah yang dimaksud Adi Maulana yakni pada saat para wartawan mengatakan kepadanya, bahwa dirinya kini menjabat pada dinas yang cukup berat tugasnya

Dalam sambutan Wakil Bupati Paser, DKISP mempunyai tugas berat untuk memanfaatkan teknologi guna terciptanya pelayanan yang efektif dan efisien. Yang lebih berat lagi, adalah penerapan sistem pelayanan pemerintah berbasis elektronik atau electronic government (e-gov).

“Ini sebuah amanah yang cukup besar, apabila saya bisa mengemban akan memberikan nilai ibadah buat saya. Apabila saya tidak bisa, … ” kata Adi Maulana yang tidak melanjutkan ucapannya.

Rupanya sekali lagi, kata inna lillahi yang dimaksud Kepala DKISP itu adalah beban berat dan amanah yang besar, yang diberikan pemerintah kepadanya. Dimana Diskominfo diharapkan tampil di depan, sebagai pionir, untuk merealisasikan pelayanan berbasis elektronik atau e-government itu.

Adi maulana mengatakan, penerapan e-government memang tidak mudah, tapi bagi pegawai DKISP siap untuk merealisasikannya. Karena itu sudah komitmen Bupati Paser.

Penerapan E-Governmen kata Adi membutuhkan waktu yang cukup panjang disertai pendampingan anggaran yang memadai. Bupati Paser, Wakil Bupati Paser, dan Sekretaris Daerah telah menyatakan komitmen mereka untuk merelisasikan sistem itu.
Dengan E-Government, pelayanan pemerintah lebih cepat dan efisien. Pelayanan bisa dilakukan melalui internet. Dimana setiap instansi terhubung satu sama lain.

“Sekarang semua orang sudah bisa menggunakan teknologi, saya kira Diskominfo harus bisa merealisasikannya,” kata Adi.
Tidak bisa tidak, kata Adi. Penerapan e-government harus terealisasi. Meski sekali lagi, itu membutuhkan waktu yang panjang. Adi mengatakan, pegawai DKISP harus berada dalam satu barisan untuk mendukung program itu berjalan.

Penyebaran informasi dan kerjasama dengan media, pekerjaan DKISP ini menurut Adi tidak jauh seperti yang pernah ia lakoni saat ia menjabat sebagai Kabag Humas beberapa tahun lalu.

“Saya menjadi Kabag Humas hampir empat tahun, kerja sama dengan wartawan kami biasa saat waktu di humas”, ujar Adi.

Di akhir wawancara, salah satu wartawan, ada yang bertanya mengenai kewenangan videotron atau video besar yang ditempatkan di beberap titik di Ibu Kota Tanah Grogot. Wartawan tersebut menanyakan apakah videotron itu akan sebaiknya dikelola DKISP atau Humas.

“Kita sebaiknya jangan merubah apa yang sudah berjalan dengan baik. teman-teman humas sudah melaksanakan itu dengan baik. kita bantu humas. Masih banyak tugas DKISP yang lain,” kata Adi dengan mimik serius diiringi tawa kecil dari para wartawan.(Jya)

Check Also

Rusmadi, “Saya Malu Samarinda Banjir”

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Soal banjir yang makin dikeluhkan masyarakat Kota Samarinda,  Rusmadi menceritakan pengalamannya, bahwa jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *