Home » Dishub Fokus Lonjakan Penumpang di Semayang dan Pelabuhan Ferry PPU

Dishub Fokus Lonjakan Penumpang di Semayang dan Pelabuhan Ferry PPU

SAMARINDA, GERBANGKALTIM,COM,— Lonjakan penumpang menjelang Lebaran 2013 di Pelabuhan Semayang Balikpapan dan Penumpukan penumpang di Pelabuhan Ferry Balikpapan- Penajam Paser Utara (PPU) menjadi fokus perhatian bagi Dinas Perhubungan Kaltim.

Menurut Kepala Dinas Perhubungan Kaltim, H Zairin Zain,  untuk menjaga angkutan lebaran, Dishub mengupayakan operasional dua dermaga Ferry di PPU yang sudah selesai. Hal ini untuk mempercepat bongkar muat penumpang baik di pelabuhan penyeberangan Balikpapan maupun di PPU agar tidak terjadi penumpukan seperti sekarang.

“Kita carikan solusinya dengan anggaran tersendiri agar kapasitas kecukupan listrik yang masih jadi kendala operasionalnya bisa diatasi, sehingga lebaran sudah bisa digunakan,” kata Zairin Zain, di Samarinda, Rabu (10/7).

Dijelaskannya, dua pelabuhan penyeberangan fery di PPU seperti diketahui merupakan kegiatan yang bersumber dari APBN. Meski pembangunannya telah selesai, tapi salah satu pelabuhannya belum bisa operasional lantaran movable bridge (MB) atau jembatan bergeraknya tidak bisa digunakan. Berat MB-nya 50 ton, sehingga listriknya tidak sanggup mengangkat.

Menurut Zairin, Dishub juga sudah mengusulkan ke pemerintah pusat atau dalam hal ini Kementerian Perhubungan RI. Hanya saja, tentu harus mengikuti prosedur tahun anggaran. Tidak bisa dilakukan serta merta, sehingga Dishub fokus mengantisipasi permasalahan tersebut mengejar operasional saat lebaran.

PELABUHAN SEMAYANG

Sementara itu, untuk pelabuhan Semayang Balikpapan, Dishub Kaltim mengaku tidak bisa berbuat banyak. Yang bisa dilakukan hanya mempercepat pemindahan operasional pelabuhan Petikemas yang masih dilakukan di pelabuhan tersebut ke pelabuhan Kariangau Balikpapan. “Saat ini kan masih gabung, pelabuhan penumpang dan cargo. Kalau sudah dipisahkan seperti pelabuhan Selili Samarinda, saya yakin bongkar muat penumpangnya lebih cepat dan lancar,” katanya.

 

Di pelabuhan Selili Samarinda, menurut dia, setelah terminal cargonya dipindah ke Terminal Peti Kemas (TPK) Palaran, sekarang sudah bisa disandari tiga kapal penumpang sekaligus. Sebelumnya saat masih gabung hanya bisa disandari satu kapal, sehingga harus bergantian dengan kapal lain.

 

Selain itu, Dishub juga sudah mempersiapkan terminal angkutan umum dalam kota maupun antar kota dalam provinsi. “Terminal Balikpapan dan Samarinda sudah dipersiapkan. Tinggal membenahi sisi-sisi angkutan Bus dan angkot, karena harus dipisahkan agar mememperlancar pengangkutan penumpang,” akunya. (arf-dil/diskominfo)

 

Sumber: http://diskominfo.kaltimprov.go.id

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.