Home » GerbangNews » Disperindagkop Paser Tindak Dua Pangkalan LPG

Disperindagkop Paser Tindak Dua Pangkalan LPG

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop UKM) Kabupaten Paser pada Kamis (2/11) menindak dua pangkalan LPG yang menjual tabung LPG 3 Kg dengan harga yang cukup tinggi dari semestinya.

“Ada dua pangkalan LPG 3 Kg di Desa Batu Kajang Kecamatan Batu Sopang yang menjual LPG dengan harga Rp.28.000 per tabung yang kami nilai itu cukup tinggi,” kata Penyidik Disperindagkop Paser Marwan Natsir, Kamis.

Terkait itu kata Marwan pihaknya melakukan skorsing dan menghentikan suplai LPG ke dua pangkalan tersebut selama dua minggu.

Sebelumnya lanjut Marwan pihaknya melakukan penyamaran sebagai pembeli dan mendapati dua pangkalan itu menjual tabung gas LPG dengan harga tinggi.

“Harga awal Rp.22.000, paling tidak mereka jual Rp.24.000. Tapi mereka malah jual Rp.28.000 per tabung. Saat kami dapati langsung kami tindak,” ujarnya.

Selain melakukan skorsing lanjut Marwan pihaknya juga menggelar operasi pasar sebanyak 485 tabung LPG 3 Kg milik dua pangkalan tersebut.

“Ada 485 tabung gas milik dua pangkalan itu yang kita jual pada operasi pasar dengan harga Rp.22.000 per tabung,” kata Marwan.

Operasi Pasar akan dilakukan dalam beberapa waktu kedepan sampai tabung gas tersebut terjual habis.

Disperindagkop Paser sementara ini hanya memberikan teguran kepada dua pangkalan LPG tersebut.

Namun apabila hal yang sama masih dilakukan setelah dua sampai tiga kali teguran diberikan, maka kedua pangkalan itu akan dicabut ijin usahanya.

Marwan mengatakan selain dua pangkalan LPG di Kecamatan Batu Sopang itu pihaknya juga kerap mendapati penyimpangan harga tabung gas LPG di Kecamatan Kuaro.

Disperindagkop Paser kata Marwan terus melakukan pengawasan terhadap pangkalan-pangkalan tabung gas LPG yang ada di daerah itu.(Jya)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.