Home » DOB Sebatik Percepat Pembangunan Perbatasan

DOB Sebatik Percepat Pembangunan Perbatasan

SAMARINDA, GERBANGKALTIM.COM, — Anggota DPRD Kaltim asal Dapil V, Datu Yasir Arafat menyatakan, dengan  dijadikannya Kecamatan Sebatik menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sebatik, dipastikan akan dapat membantu mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan. Selain mendekatkan pelayanan birokrasi, serta menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI.
”Sejak awal kami sangat mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk mengubah Kecamatan Sebatik di Kabupaten Nunukan dengan status menjadi Kota. Ini sebagai upaya percepatan pembangunan di wilayah perbatasan,” ungkap anggota DPRD Kaltim asal dapil Tarakan, Nunukan, Malinau, Bulungan dan Tana Tidung ini, Senin (1/4).
Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyebutkan, pengaruh perubahan Kecamatan Sebatik menjadi kota sangat besar terhadap masyarakat. Selain memperpendek rentang kendali pemerintahan, arus perekonomian pun bakal meningkat.
Masyarakat, disebutnya,  tidak perlu lagi menjual atau membeli kebutuhan di negara Malaysia, cukup membeli di Kota Sebatik. Dengan demikian, pertumbuhan perekonomian akan meningkat. Imbasnya, kesejahteraan masyarakat akan membaik.
“Untuk menunjang itu semua, Pemprov Kaltim maupun pemerintah pusat juga harus tetap berkomitmen membangun daerah perbatasan. Khususnya pembangunan infrastruktur. Terutama pembangunan jalan, baik jalan antar desa, desa ke kecamatan, maupun kecamatan ke kabupaten dan ibukota. Tidak ketinggalan pembangunan bandara,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kaltim  yang duduk di Komisi III tersebut.
Diketahui, DPRD Kalimantan Timur menyetujui pembentukan Kota Sebatik sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) hasil pemekaran Kabupaten Nunukan pada rapat paripurna ke-6 yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim, H Hadi Mulyadi, di lantai 6 Gedung D Kantor DPRD Kaltim Karang Paci, Jumat (22/3) lalu.
“Dewan menilai pembentukan Kota Sebatik merupakan  kebutuhan mendesak sebagai upaya memperbaiki pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan meningkatkan pembangunan di daerah, khususnya di wilayah perbatasan.  Pada saatnya, kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat setempat diharapkan juga meningkat,” kata Hadi Mulyadi yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yahya Anja.
Pimpinan Dewan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengingatkan, apabila Kota Sebatik telah diresmikan, para tokoh dan elit lokal diharapkan tetap menjaga iklim  kondusif,  sebagai salah satu syarat  memacu pertumbuhan ekonomi  di daerah itu. Lebih penting lagi, mereka hendaknya juga dapat bersama-sama menjaga  keutuhan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan  Republik Indonesia (NKRI).
Sebelum rapat paripurna memberikan persetujuan, Sekretaris Dewan (Sekwan) H Fachruddin Djaprie membacakan rancangan surat keputusan (SK) DPRD Kaltim tentang persetujuan bantuan dana penyelenggaraan pemerintahan Kota Sebatik dalam bentuk hibah Rp200 miliar selama dua tahun berturut-turut, bantuan dana pemilukada pertama kali, penetapan lokasi calon ibukota Kota Sebatik yakni Sebatik Timur, penetapan wilayah yang menjadi cakupan Kota Sebatik yaitu Kecamatan Sebatik, Sebatik Utara, Sebatik Timur, Sebatik Barat dan Sebatik Tengah, serta  persetujuan pelepasan aset Pemprov Kaltim.(adv/lin/met/mir)
sumber: Tim Media DPRD Kaltim, (foto. m imron rosyadi)

DOB Sebatik Percepat Pembangunan Perbatasan
SAMARINDA, GERBANGKALTIM.COM, — Anggota DPRD Kaltim asal Dapil V, Datu Yasir Arafat menyatakan, dengan  dijadikannya Kecamatan Sebatik menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB) Kota Sebatik, dipastikan akan dapat membantu mempercepat pembangunan di wilayah perbatasan. Selain mendekatkan pelayanan birokrasi, serta menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI.”Sejak awal kami sangat mendukung rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim untuk mengubah Kecamatan Sebatik di Kabupaten Nunukan dengan status menjadi Kota. Ini sebagai upaya percepatan pembangunan di wilayah perbatasan,” ungkap anggota DPRD Kaltim asal dapil Tarakan, Nunukan, Malinau, Bulungan dan Tana Tidung ini, Senin (1/4). Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini menyebutkan, pengaruh perubahan Kecamatan Sebatik menjadi kota sangat besar terhadap masyarakat. Selain memperpendek rentang kendali pemerintahan, arus perekonomian pun bakal meningkat. Masyarakat, disebutnya,  tidak perlu lagi menjual atau membeli kebutuhan di negara Malaysia, cukup membeli di Kota Sebatik. Dengan demikian, pertumbuhan perekonomian akan meningkat. Imbasnya, kesejahteraan masyarakat akan membaik. ”Untuk menunjang itu semua, Pemprov Kaltim maupun pemerintah pusat juga harus tetap berkomitmen membangun daerah perbatasan. Khususnya pembangunan infrastruktur. Terutama pembangunan jalan, baik jalan antar desa, desa ke kecamatan, maupun kecamatan ke kabupaten dan ibukota. Tidak ketinggalan pembangunan bandara,” kata Ketua Fraksi PDIP DPRD Kaltim  yang duduk di Komisi III tersebut.Diketahui, DPRD Kalimantan Timur menyetujui pembentukan Kota Sebatik sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) hasil pemekaran Kabupaten Nunukan pada rapat paripurna ke-6 yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Kaltim, H Hadi Mulyadi, di lantai 6 Gedung D Kantor DPRD Kaltim Karang Paci, Jumat (22/3) lalu.   ”Dewan menilai pembentukan Kota Sebatik merupakan  kebutuhan mendesak sebagai upaya memperbaiki pelayanan pemerintah kepada masyarakat dan meningkatkan pembangunan di daerah, khususnya di wilayah perbatasan.  Pada saatnya, kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat setempat diharapkan juga meningkat,” kata Hadi Mulyadi yang didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim, Yahya Anja.Pimpinan Dewan asal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu juga mengingatkan, apabila Kota Sebatik telah diresmikan, para tokoh dan elit lokal diharapkan tetap menjaga iklim  kondusif,  sebagai salah satu syarat  memacu pertumbuhan ekonomi  di daerah itu. Lebih penting lagi, mereka hendaknya juga dapat bersama-sama menjaga  keutuhan berbangsa dan bernegara dalam bingkai Negara Kesatuan  Republik Indonesia (NKRI).Sebelum rapat paripurna memberikan persetujuan, Sekretaris Dewan (Sekwan) H Fachruddin Djaprie membacakan rancangan surat keputusan (SK) DPRD Kaltim tentang persetujuan bantuan dana penyelenggaraan pemerintahan Kota Sebatik dalam bentuk hibah Rp200 miliar selama dua tahun berturut-turut, bantuan dana pemilukada pertama kali, penetapan lokasi calon ibukota Kota Sebatik yakni Sebatik Timur, penetapan wilayah yang menjadi cakupan Kota Sebatik yaitu Kecamatan Sebatik, Sebatik Utara, Sebatik Timur, Sebatik Barat dan Sebatik Tengah, serta  persetujuan pelepasan aset Pemprov Kaltim.(adv/lin/met/mir)sumber: Tim Media DPRD Kaltim, (foto. m imron rosyadi)

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.