Home » GerbangNews » DPRD BERENCANA BENTUK PANSUS PPDB ON LINE
Gedung DPRD Balikpapan.

DPRD BERENCANA BENTUK PANSUS PPDB ON LINE

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan berencana akan membentuk panitia khusus (pansus), terkait munculnya permasalahan setiap tahunnya pada Penerimaan Siswa Didik Baru (PPDB) Online, tidak terkecuali dalam penggunaan sistem zonadi di tahun ajaran 2018 ini. Upaya ini dilakukan untuk mencari formula yang tepat dalam memecahkan permasalahan ini.

Langkah pembentukan pansus yang akan diambil wakil rakyat ini tentunya setelah ada persetujuan dari seluruh fraksi. Tujuannya agar permasalahan jumlah kelulusan siswa yang tidak berbanding lurus dengan fasilitas sekolah yang menjadi permasalahan saat penerimaan peserta didik baru tidak terulang setiap tahunnya.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan Syarifuddin Odang mengatakan, pansus ini bukan mencari siapa yang salah, namun untuk mencari solusi agar permasalahannya tidak terulang setiap tahunnya.

Senada dengan itu, Wakil Ketua DPRD Lainnya, Tohari Azis menambahkan, sejak awal dewan meminta Pemkot Balikpapan dalam hal ini Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk menambah rombel, namun penambahannya tidak sebanding dengan jumlah peserta didik yang lulus setiap tahunnya.

Jika masalah anggaran permasalahannya, maka eksekutif dan legislatif bisa berjuang penamabahan anggaran, baik di DPRD Provinsi ataupun pusat, karena Kalimantan Timur (Kaltim) juga punya perwakilan di DPRD provinsi dan pusat.

Tohari menambahkan, saat ini jumlah  sekolah di Balikpapan seperti Sekolah Dasar (SD) hanya 123 buah, Sekolah Menengah Pertama (SMP) hanya 26 unit, Sekolah Menengah Atas (SMA) hanya 9 unit dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hanya 6 buah. Jumlah ini jauh sekali jika dibandingkan dengan jumlah kelulusan siswa setiap tahunnya.

Seperti diketahui, setiap tahun kelulusan, semua sekolah SD, SMP, SMA/SMK selalu “dibanjiri” calon murid/siswa baru yang ingin mendaftar. Saking banyaknya, hingga memenuhi jalan umum, sehingga mengganggu pengguna jalan lain. Kebanyakan orang tua atau mereka yang ingin mendaftar, memarkirkan kendaraan seperti roda dua atau mobil di pinggir jalan. Akhirnya jalur jalan menjadi padat.

“Sebaiknya, setiap sekolah juga punya lahan parker yang cukup, jadi tidak memenuhi jalanan seperti ini. Jadi, tidak mengganggu pemakai jalan lain,” ujar salah seorang orang tua murid yang dibenarkan orang tua murid lainnya. Kepadatan ini setidaknya terjadi di sekitar SMK Negeri 3 dan 4, Gunung Bahagia Balikpapan Selatan. (hm/sh)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.