Home » GerbangNews » DPRD Paser Minta Tunda Pengangkatan 174 Honorer

DPRD Paser Minta Tunda Pengangkatan 174 Honorer

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Paser meminta kepada pemerintah setempat untuk menunda rekrutmen 174 honorer pada tahun 2017.

Permintaan itu merupakan salah satu rekomendasi DPRD saat menyetujui KUA-PPAS APBD Perubahan Kabupaten Paser tahun 2017.

“Rekomendasi tim Badan Anggaran (banggar) DPRD dalam persetujuan KUA-PPAS APBD Perubahan Tahun 2017 diantaranya untuk menunda rekrutmen 174 tenaga honorer,” kata anggota Banggar DPRD Paser Herman Setiawan saat persetujuan KUA-PPAS APBD-P Paser, Rabu (30/9).

Dalam Paripurna Persetujuan itu hadir Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi, Wakil Bupati Paser Mardikansyah, Ketua DPRD Paser Kaharuddin, dan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah.

Rekomendasi kata Herman setelah pihaknya menimbang bahwa pemerintah daerah setempat tidak memiliki anggaran memadai untuk menggaji ratusan honorer tersebut, mengingat jumlah tenaga honorer saat ini sudah cukup banyak.

Herman mengatakan perekrutan tenaga honorer baru di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat bisa saja dilakukan di tahun 2018.

Itu pun kata Herman jika kondisi keuangan daerah membaik dan memungkinkan untum perekrutan tenaga honorer baru.

“Kita sarankan kepada Pemkab, jika keuangan daerah membaik, baru bisa mengangkat honorer. Bisa saja di tahun 2018,” ujar Herman.

Selain penundaan perekruan tenaga honorer, DPRD juga meminta Pemkab setempat untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan proyek-proyek pembangunan.

DPRD juga kata Herman meminta kepada Pemkab untuk lebih memprioritaskan pekerjaan yang dianggap mendesak.

“Selain itu DPRD juga meminta Pemkab untuk memprioritaskan kegiatan penting dan yang dianggap mendesak,” ujar Herman.

Selain dua catatan DPRD itu, ada satu rekomendasi DPRD kepada Pemkab yang dinilai penting yakni bantuan dana kepada KONI dan partisipasi dari pihak ketiga dalam rangka Pra Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Tahun 2018.

“Kami meminta Pemkab turut membantu dan aktif dengan mencari dana dari pihak ketiga yang dapat mensupport kegiatan Pra Porprov di Samarinda,” ujar Herman.(Jya)

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

One comment

  1. Seharusnya Kab. Paser harus pintar kelola Aset kekayaan buminya/batu bara…
    Sebagai contoh. Kenapa selama ini masih menggunakan PLTD yg bahannya solar…
    Sedangkan kita punya batu bara, kan bisa tu buat PLTU(pembangkit listrik tenaga uap)..
    Batu baranya dimanfaatkan didalam daerah lah… jangan dijual trus ke jawa… kasian masyarakat sering mati lampu…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *