Home » GerbangNews » Dua Korban Meninggal Akibat Banjir di Paser
Banjir yang melanda Desa Belimbing Kecamatan Long Kali Kabupaten Paser

Dua Korban Meninggal Akibat Banjir di Paser

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Bencana banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Kabupaten Paser sejak November lalu setidaknya telah merendam 7 kecamatan dari 10 kecamatan yang ada di daerah itu. Tujuh kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Muara Komam, Muara Samu, Batu Sopang, Pasir Belengkong dan Tanah Grogot, Long Ikis, dan Kecamatan Long Kali.

Namun, menurut Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Edward Effendi saat dihubungi di Tanah Grogot, Rabu (13/12), dari tujuh kecamatan itu, terdapat dua kecamatan yang mengalami banjir cukup parah. Yaitu Kecamatan Long Ikis dan Kecamatan Long Kali.

Edward mengatakan, pihaknya telah menemukan dua korban meninggal selama banjir terjadi.

“Ada dua korban meninggal di Kecamatan Long Kali. Korban pertama seorang bayi berumur 2 tahun dan korban kedua berumur 25 tahun,” kata Edward.

Bupati Paser kata Edward telah mengeluarkan pernyataan tanggap darurat pada dua kecamatan itu selama enam hari sejak surat edaran itu dikeluarkan pada tanggal 9 Desember 2017.

Sebelumnya kata Edward, pada bulan November banjir terjadi di dua kecamatan itu, tepatnya di Desa Adang Jaya Kecamatan Long Ikis. Bahkan kata ia, di Desa Muara Adang warga setempat tidak bisa beraktifitas dan kegiatan warga mengalami lumpuh total.

“Untuk di Kecamatan Long Kali ada beberapa desa yaitu Muara Adang II, Sekeat, Bente Tualan,  Muara Pias, Munggu, Sebakung Makmur, Sebakung Taka, Sebakung, Mendik, dan Kelurahan Long Kali itu sendiri,” jelas Edward.

Sampai sekarang, air di Kecamatan Long Kali kata sudah perlahan menurun. Di Kecamatan Long Ikis, tepatnya di Desa Adang Jaya ketinggian air masih mencapai 1 meter setengah.

“Sejauh ini, yang parah yang tergenang Muara Adang II dan Adang Jaya sampai sekarang,” kata Edward.

BPBD Bersama pejabat kecamatan setempat kata Edward telah berkoordinasi menanggulangi bencana banjir di dua kecamatan itu. Para camat pun telah membuka dapur umum bagi warganya yang mengalami banjir tersebut.

“BPBD telah menempatkan 10 personel di lapangan, di Kecamatan Long Kali, karena dinilai air di sana perlahan mulai surut. Namun untuk di Long Ikis, tepatnya di Desa Adang Jaya, yang ketinggian airnya cukup parah, kami masih menempatkan 30 personel untuk berjaga,” ujar Edward.

Sejauh ini, logistik kepada korban banjir di dua kecamatan itu sebagian sudah disalurkan. Logistik kebutuhan sehari-hari didapat dari sejumlah donator seperti Organisasi Kemasyarakatan, yayasan, hingga bantuan dari Tim PKK Kabupaten Paser.

Saat ditanya kapan perkiraan banjir di dua kecamatan itu akan surut, Edward tidak bisa memberikan jawaban pasti.

“Kita terus pantau. Jika air masih tinggi, kemungkinan status tanggap darurat di dua kecamatan itu akan diperpanjang,” pungkas Edward.(Jya).

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.