Home » GerbangNews » Fasum Pelabuhan Semayang tak Maksimal

Fasum Pelabuhan Semayang tak Maksimal

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Kementerian Perhubungan (Kemhub) Pusat menilai, fasilitas umum (fasum) di Terminal Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), saat ini tidak maksimal alias kurang memenuhi syarat dan mengakibatkan ketidaknyamanan bagi sebagian besar calon penumpang atau pengunjung lainnya. Penilaian ini berdasarkan hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di lokasi/lapangan, belum lama ini.

Sidak yang dilakukan merupakan agenda rutin disetiap momen arus mudik lebaran. Pelabuhan Semayang mendapatkan atensi dari Kementrian Perhubungan, mengingat merupakan bagian dari jalur arus mudik di wilayah Indonesia Timur.

Dari evaluasi sidak yang dilakukan, hasilnya masih banyak yang harus dibenahi di Terminal Pelabuhan  Semayang Balikpapan. Beberapa diantaranya sejumlah fasilitas ruang tunggu, tangga hingga pintu bangunan terminal yang dinilai sempit.

Staff Khusus Menteri Perhubungan Bidang Hubungan Antarlembaga, Buyung Lalana mengatakan, evaluasi akan dilakukan mengingat hampir seluruh penumpang yang ada di Pelabuhan Semayang justru lebih memilih menunggu diluar dari pada didalam terminal. Padahal, fasilitas didalam terminal sudah terpenuhi seperti ruang tunggu dan pendingin ruangan.

Sementara itu, menurut Buyung Lalana, laporan arus mudik tahun ini jumlah arus mudik melalui jalur Pelabuhan Semayang masih belum terlalu padat. Biasanya, jumlah kepadatan penumpang baru terlihat pada arus balik lebaran.

Menurut beberapa pengunjung/calon penumpang, fasilitas umum diantaranya seperti ruang tunggu, tangga dan lebar pintu yang sempit serta lainnya, sudah agak lama demikian. Pengelola atau pimpinan yang berwenang kurang menaruh perhatian terhadap salah satu kenyamanan tersebut. Jika perlu kemenhub memberikan teguran jika kondisi fasilitas umum itu tidak ada perubahan.

Jika memang tidak ada perubahan total dari pihak pengelola, bukan tidak mungkin masyarakat atau calon penumpang akan beralih ke transportasi udara yang waktu tempuhnya sangat jauh berbeda, meski ada slisih dengan harga tiket kedua angkutan udara dan laut itu. (hm/sh)

Check Also

Pedagang Dapat Modal Tanpa Agunan

#KaloRusmadiGubernurnya Samarinda, GERBANGKALTIM.COM,- Tak perlu menggadai Buku Pemilik Kendaraan Bermotor atawa BPKB. Demikian tagline salah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.