Home » GerbangEducations » Gaji Guru Honorer SDN 014 belum Terbayar
SDN 014 Lamaru, sumber: http://sekolah.data.kemdikbud.go.id)

Gaji Guru Honorer SDN 014 belum Terbayar

Gerbangkaltim.com, BALIKPAPAN,–Memprihatinkan. Bagaimana tidak. Selama dua bulan (Januari – Februari 2017), pembayaran gaji atau honor empat guru honorer Sekolah Dasar Negeri (SDN) 014 Kelurahan Lamaru Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), ditalangi dengan cara urunan atau patungan oleh para guru lainnya.

Sesungguhnya, gaji mereka dibayar selama lima bulan yakni sejak Januari hingga Mei 2017. Namun karena belum ada kejelasan dari pihak Dinas Pendidikan (Diknas) Kota Balikpapan, maka sejumlah guru yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan lainnya, berinisiatif mengadakan urunan untuk membantu teman seperjuangan mereka.

Itupun hanya mampu dua bulan. Sedangkan sisanya, yakni tiga bulan berikutnya (Maret – Mei) sepertinya “macet” alias tidak sanggup diteruskan. Pasalnya, urunan sulit diwujudkan. Ini terjadi karena situasi dan kondisi yang dialami hampir seluruh guru.

Bahkan, ada juga puluhan bahkan ratusan “Oemar Bakrie” melakukan unjukrasa ke Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda, menuntut gaji guru honorer yang juga belum terbayarkan, tunjangan dan BOS daerah. Lebih memprihatinkan lagi, Kepala Dinas Pendidikan Propinsi Kalimantan Timur, Dra Hj Dayang Budiati MM “nekat” melakukan pemblokiran rekening 13 guru (nasabah Bankaltim).

Namun belakangan pemblokiran dicabut alias dibatalkan. Ulah Kadisdik Prop ini dinilai menunjukkan kesewenang-wenangannya sebagai salah seorang pejabat, tanpa mengetahui pasti boleh tidaknya Kepala Dinas Pendidikan memblokir rekening orang lain, hanya karena unjukrasa.

Selama 5 bulan (Januari – Mei 2017) belum menerima gaji, karena kelengkapan SK ada yang masih kurang. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Balikpapan menyebutkan, karena para guru tersebut belum menyerahkan SK koletif sebagai persyaratan.

Sementara, keempat guru honorer mengaku, mereka sudah menyerahkan SK yang dimaksudkan pihak Disdik. Dimana letak “kekacauan” ini? Rencananya, para guru honorer akan mempertanyakan ke Diknas Balikpapan.

Terungkapnya 4 guru honorer yang belum menerima gaji ini, saat sidak yang dilakukan Komisi IV DPRD Kota Balikpapan ke sekolah pinggiran di wilayah Balikpapan Timur.

Bendahara SDN 014 Balikpapan Timur, Syamsudin mengatakan, 4 guru ini masuk dalam program koletif, dimana ada 40 guru yang sama juga masih belum menerima gaji. Untuk itu, pihak sekolah akan segera berkodinasi dengan Diknas Balikpapan.

Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Mieke Henny mengatakan, hasil sidak ini lansung disampaikan ke Diknas Kota Balikpapan. Hasil sidak harus direalisasikan. Jangan hanya menjadi bahan saja, namun tidak ada hasilnya. Untuk itu, temuan ini segara disampaikan ke diknas setempat,” Mieke.(mh)

Check Also

Polisi Turun ke Pasar, Inflasi Terjaga

CAPAIAN inflasi periode Lebaran 2017 atau Juni 2017 yang diumumkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *