Home » GerbangNews » Gunduli Lahan, Pemkot Balikpapan Akan Lapor Polda
Ilustrasi lahan yang dikupas terpantau oleh Google Map.(foto:Google)

Gunduli Lahan, Pemkot Balikpapan Akan Lapor Polda

BALIKPAPAN-Dua pengembang nakal di Kota Balikpapan siap-siap berurusan dengan aparat kepolisian, pasalnya Pemkot Balikpapan  akan melaporkan kasus pengupasan lahan di daerah Karang Joang yang dilakukan pengembang tanpa izin seluas 35 hektare dan 40 hektare yang masuk wilayah Balikpapan Utara.
“Lokasi kedalam sehingga tidak terpantau pengawasan oleh aparatur kita di sana. Nanti  masalah ini kita laporkan ke Polda,” ungkap Walikota Rizal Effendi bersama wakil Heru Bambang, Sekda Sayid MN Fadli  dan Chaedar Asisten III saat bincang dengan media di ruang kerjanya, Selasa (7/4/2015).
Menurut Walikota, pihaknya sedang menginventarisir perusahaan-perusahaan yang mengupas lahan tanpa izin tersebut, dan akan dilaporkan  ke Polda. Sebab, ada kemungkinan pengupasan lahan juga masuk ke area hutan lindung. Tentu sanksi hukumnya akan jauh lebih berat  “Lahannya  luas sekali yang dibuka, ini kami lagi b ahas dulu,” katanya.
Diakui Rizal masih kurangnya kesadaran masyarakat termasuk pengembang dalam membuka lahan. Disamping itu juga terbatas pengawasan di lapangan. “Kedepan kita akan efektifkan dan tambah lagi Polwasbagling jumlah dan frekuensi akan kita tambah,” ungkapnya.
Sementara itu,  Asisten I Chaedar dan Sekda Sayid Fadli menambahkan lahan yang dikupas tersebut untuk perumahan namun tidak memiliki izin. Hal ini menyebabkan kerusakan di sekitar hulu yang berdampak pada banjir di kawasan hilir.“ Setiap tiga bulan PU mengeruk sedimen sungai dan gorong-gorong tapi  tidak ketampung juga,” katanya.
MINTA MAAF
Pada kesempatan itu walikota juga menyampaikan permintaan maaf dan prihatin atas meninggalnya anak yang menjadi korban banjir pada Senin (6/4/2015) sore.
“ Ya pemkot minta maaf dan prihatian atas kejadian itu. Masyarakat harus lebih hati-hati dan  tidak membiarkan anak bermain air,” tutur Rizal.
Banjir yang terjadi kemarin selain karena hujan deras, air laut pasang juga disebabkan pendakalan sungai dan drainase ditambah lagi kegiatan pengupasan lahan yang tidak terkendali.
“ Kita sudah lakukan pelebaran drainase yang ada seperti di tengah kota. Minimal bisa masuk orang untuk mengangkat sedimentsi,” ujar. (rif-Gk)

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.