Home » Gerbang Business » Jelang Ramadhan, Beberapa Harga Komoditas di Balikpapan Naik
KPPU ketika melakukan pemantauan di Transmart, Balikpapan baru-baru ini.(foto: mh/gk)

Jelang Ramadhan, Beberapa Harga Komoditas di Balikpapan Naik

Balikpapan, Gerbangkaltim.com,- Tiga komoditas kebutuhan pokok di Balikpapan mengalami kenaikan yang cukup drastis.

Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU) Kantor Cabang Balikpapan dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di Pasar Klandasan menemukan adanya tiga komoditas kebutuhan pokok mengalami kenaikkan yang cukup siginifikan menjelang bulan ramadan.

Ketiga komoditas tersebut adalah ayam potong, bawang putih dan telur. Ayam potong ukuran besar saja saat ini dijual dengan  hara Rp.50 ribu. Padahal sebelumnya dijual dengan harga  Rp.40 Ribu per ekornya. Kemudian untuk ayam ukuran kecil yang semula hanya Rp.17 Ribu rupiah, naik menjadi Rp.23 Ribu perkilonya.

Sedangkan harga bawang putih perkilo dijual Rp.52 Ribu hingga Rp.55 Ribu, dari harga semula Rp.40 Rupiah. Harga telur ayam ukuran besar dijual dengan harga Rp.1.600.  Sedangkan telur ayam ukuran kecil Rp.1.300 perbutirnya. Kenaikan ini sudah terjadi sejak sepekan lalu.

Kepala KPPU Cabang Balikpapan Akhmad Muhari mengatakan, kenaikan harga bawang putih dikarenakan komoditas itu merupakan barang impor berasal dari Cina dan India.

Sedangkan untuk ayam potong sudah sejak sepekan yang lalu mengalami kenaikan,padahal, distributor telah memberikan jaminan harga. Untuk ayam potong, kata Muhari pihaknya memastikan akan melalukan penyelidikan dengan melihat pada pengepul atau pengusaha ayam yang sudah menyatakan siap untuk suplai ayam di pasaran.

Sementara harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok lain seperti beras, minyak goreng, bawang merah, cabai, daging sapi dan terigu masih relatif stabil.

Pemerintah telah menentukan tiga komoditas kebutuhan pokok untuk minyak goreng dengan harga Rp.11 ribu perliter, daging beku Rp.80 Ribu perkilo dan gula pasir  Rp.12.500 perkilo.

KPPU Lakukan Sidak ke Pasar Ritel Modern

Untuk memastikannya KPPU dan TPPID melakukan sidak ke pasar ritel modern, akhir pekan lalu. Selain stok kebutuhan pangan ini juga harus dipastikan siap mulai bulan puasa hingga lebaran mendatang. Sidak kali itu dilakukan di transmart balikpapan, yang merupakan salah satu ritel moderen terbesar di Balikpapan.

Dalam sidak ini KPPU daTPID Kota Balikpapan ingin memastikan harga tiga komoditas sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Manager Transmart Balikpapan Andi Basri mengatakan pihaknya sudah melaksanakan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Namun demikian, pihaknya menyiapkan stok tiga komoditas tersebut. Hal itu dilakukan untuk menjaga kepercayaan konsumen.

“Agar jangan sampai ada warga yang kecewa dengan tidak bisa membeli tiga komoditas tersebut di sini,” kata Andi.

Kepala Kantor Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Kota Balikpapan Akhmad Muhari menambahkan, keberadaan pasar ritel ini juga menjadi pilihan bagi warga untuk membeli kebutuhan pokok karena tidak jarang harganya bisa jauh lebih murah dari pasar tradisional.

Kepala Kantor Komisi Pengawasan Persaingan Usaha Kota Balikpapan Akhmad Muhari mengatakan, Ritel modern di Balikpapan  sudah mematuhi ketentuan harga komoditas yang telah ditetapkan pemerintah, salah satunya Transmart. Sedangkan untuk yang ritel lainnya, juga akan dilakukan pengawasan.

Sementara Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi Kota Balikpapan Saufan mengatakan, Pemkot Balikpapan akan melakukan pendekatan dengan distributor untuk mencari  penyebabkan kenaikan harga tersebut.(mh)

Check Also

Gubernur Harus Turun Bantu Kabupaten/Kota

Sangatta, GERBANGKALTIM,- Jika kelak Rusmadi diberi amanah sebagai Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), calon gubernur (cagub) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *