Home » GerbangNews » Jembatan Putus, Bantuan Raskin Ke Muara Andeh Terhambat

Jembatan Putus, Bantuan Raskin Ke Muara Andeh Terhambat

Tana Paser (gerbangkaltim. com) Sejak putus akibat banjir bandang yang menimpa Desa Muara Andeh Kecamatan Muara Samu (8/5) lalu, hingga saat ini pemerintah belum juga memberi bantuan berupa  perbaikan jembatan yang layak untuk warga desa itu.

Kaur Umum Pemerintahan Desa Muara Andeh, Mikael Ibun mengungkapkan kekesalannya akibat jembatan yang tak kunjung baik, bantuan beras miskin (Raskin) yang hendak disalurkan menjadi terhambat.

“Untuk saat ini saja beras-beras tersebut belum saya ambil digudang, karena melihat kondisi jembatan yang bisa kapan saja mencelakakan warga yang lewat. Takutnya bantuan itu malah tidak tersalurkan,” ucap Ibun, Minggu (19/6).

Disampaikan Ibun, tidak ada akses lainnya yang dapat dilewati untuk menuju ke Desa Muara Andeh selain melalui jembatan itu. Sementara ini jembatan dibangun seadanya dengan menggunakan dana desa dibantu oleh warga setempat.

“Selama ini karena tidak ada perhatian pemerintah, sudah dua jembatan dan semenisasi kami bangun melalui dana desa padahal jembatan tersebut merupakan tanggujawab dari pemerintah Kabupaten,” ungkapnya.

Peningkatan perkembangan ekonomi di desa, dijelaskan Ibun tidak akan berjalan jika jalan poros satu-satunya sangat rawan untuk dilewati masyarakat desa Muara Andeh.

“Kita dibebankan pemkab untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di desa, tapi bagaimana ada peningkatan jika jalur ekonomi satu-satunya belum bisa di lewati . Masyarakat tepaksa saat ini merelakan nyawa karena jembatan kapan saja bisa rutuh,” jelas Ibun.

Selain itu, Ibun bersama masyarakat desa selama ini telah berupaya meminta bantuan kepada Pemkab Paser. Namun upayanya belum membuahkan hasil karena belum ada bentuk kepedulian dari pemerintah sejak sebulan lebih jembatan itu diterjang banjir bandang.

“Saya sudah berusaha mealui media cetak agar pemerintah dapat mengetahui keluh kesah masyarakatnya di Muara Andeh, tetapi sampai saat ini belum ada perhatian juga,” ujarnya.

“Sejak putusnya jembatan, penengokan pun hanya sekedar dari konsultan PU, tapipenengokan itu tidak terealisasi juga,” sambung Ibun. (Jya)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.