Home » Parlementaria » DPRD Balikpapan » Juli Bulan Terpadat Dewan

Juli Bulan Terpadat Dewan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.com—Bulan Juli ini menjadi bulan tersibuk bagi DPRDkota Balikpapan. sebab sedikitanya  ada empat agenda pembahasan yang menyangkut  APBD yakni pembahasan LHP APBD 2014, APBD 2015 Perubahan, RAPBD 2016, dan LPJ  5 tahun walikota.

Sejak Senin,Selasa kemarin badan anggaran DPRD bersama tim anggaran Pemkot melakukan pembahasan APBD Perubahan 2015.

Ketua DPRD kota Abdulloh mengatakan kedepan ini agenda DPRD bersama Pemerintah kota sangat padat. “ setelah nota penjelasan walikota tentang LHP APBD 2014, kita siapkan pandangan umum fraksi lalu ada jawaban walikota dan pendapat akhir fraksi. Lalu nanti dilanjutkan LKPJ walikota 5 tahun. Disitu ada pandang umum fraski dan pendapat akhir fraksi dan ada pansus. Lalu disela-sela itu ada pembahasan APBD murni 2016,” terang Abdulloh.

Karena itu lanjut Abdulloh sambil menunggu APBD perubahan 2015 dari provinsi, DPRD dan Pemkot membahasan lebih dulu APBD perubahan 2015. “Jadi kita akan tahu prognosis anggaran kedepan. Berapa penyerapan sampai Juli Agustus dari tiap-tiap SKPD 2015 ini,”tuturnya.

Di perubahan 2015 ini, ungkap Abdulloh tidak ada penambahan anggaran yang cukup signifikan. Yang banyak terjadi menurut Politisi Golar ini adalah singkronisasi anggaran karena ada pencapaian yang tidak sesuai target  seperti PPB, pemasukan kurang dari Rp24 miliar.

“ Makanya tidak ada penambahan kegiatan yang signifikan. Hanya rasionalisasi dan pergeseran kegiatan yang tidak bisa dilaksanakna di murni kita laksanakan di perubahan (kayak BIC) itu diperubaah tidak ada karena belum terserap di murni. Mungkin kita anggarkan lagi di murni 2016. Maka terjadi pergeresaran dan rasionalisasi disitu sehingga bisa menutupi dari Rp24 miliar yang tidak tercapai itu,”jelasnya.

Untuk alokasi stadion di perubahan ini kata belum dibahas karena belum mengundang pihak PU. “ Itu kita alokasikan.terus kita belum tahu juga diprovinsi dapat bantuan berapa di perubahan ini,” tambahnya.

Terkait LKPJ 5 tahunan walikota yang akan berakhir ini, jelas Abdulloh paling lambat enam bulan sebelum berakhir masa jabatan harus laporkan LKPJ.

“ Kami sudah menyurat ke walikota. Jadi stimulan (bertahap) perkerjaan ini. seiring kita bahas APBD perubahan (2015) sambil menyiapkan padangan umum fraksi, setelah itu jawaban, pandanga akhir dan penetpan lalu masuk KUAPPS 2016, lalu membahas lagi yang lainya. Tapi target mudah-mudahan terpenuhi. Saya targetkan Bulan Juli sudah ditetapkan APBD P  ini kalau provinsi sudah  menetapkan juga APBD P,” terangnya lagi.

Terpisah Wakil Ketua DPRD Thohari Aziz meminta pihak pemkot untuk memaksimalkan penyerapan anggaran APDB murni ini di APBD perubahan yang tersisa enam bulan ini.”Sehingga aspirasi atau harapanrakyat ini pada kue pembangunan ini dapat dilayani oleh pemda. Dan saya tidak mengharapkan ada silpa lagi seperti tahun kemarin (hampir Rp1 trilyun) yang begitu besar,” ujarnya.

“Bagaiman silpa begitu besar tapi banyak jalan berlobang. Ini dimana rasa keadilan rakyat. Saya berharapa kepada pemkot untuk memaksimalkan penyerapan anggaran,” lanjutnya.

Setidaknya aspirasi masyarakat yagn disampaikan dalammusrenbang dapat diakomodir. “ Termasuk solusi pelayanan air bersih PDAM ditingkatkan denganjangkau yang dipercepatdan listrik tidak byarpet lagi. Walikota segera lakukan komunikasi intens dengan PLN agar dicarikan solusi terbaik atas listrik ini,”pungkasnya.(rif-Gk)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.