Home » GerbangNews » Kado Pahit Hari Pendidikan: Mengadu ke Gubernur,  Guru Dibayar Janji Tanggal 19 Mei

Kado Pahit Hari Pendidikan: Mengadu ke Gubernur,  Guru Dibayar Janji Tanggal 19 Mei

Samarinda, GERBANGKALTIM.COM,- Ratusan guru SMA/SMK dari beberapa perwakilan Kota dan Kabupaten di Kalimantan Timur mengadukan nasib ke Kantor Gubernur, Kaltim di Jl. Kusuma Bangsa, Samarinda, Selasa pagi 2 Mei 2017 bertepatan dengan hari Pendidikan Nasional. Mereka menuntut gaji guru honorer, tunjangan, dan BOS daerah yang sejak Januari hingga Mei 2017 ini belum dibayarkan, maupun persamaan besaran tunjangan guru PNS.

Massa yang berkumpul di depan kantor Gubernur Kaltim sejak pukul 09.00 Wita itu berasal dari Samarinda, Balikpapan, Kukar, Penajam Paser Utara (PPU), Paser, Kutim, dan Bontang. Mereka membaur bersama puluhan mahasiswa di Samarinda antara lain Universitas Mulawarman, IAIN Samarinda, dan Widya Gama Samarinda, serta mahasiswa Kelompok Cipayung yang membekap perjuangan para “Pahlawan Tanpa Tanda Jasa” untuk meminta haknya.

Aksi damai sempat terjadi gesekan aksi dorong antara mahasiswa dengan aparat keamanan, namun tidak berlangsung lama dan berjalan aman.

Menurut Koordinator Aksi, Gunawan, dalam pertemuan oleh 10 orang perwakilan yang diterima oleh Kepala Biro Keuangan Setprov Kaltim Fadliansyah dan Asisten I Bidang Pemerintahan Umum Sekprov Kaltim Dr Meiliana, disepakati adanya pencairan tiga tuntutan guru pada 19 Mei 2017.

“Tadi sudah disepakati dan ditandatangani Bapak Fadliansya, dan disaksikan Asisten I, bahwa pencairan dilakukan 19 Mei mendatang, mulai dari TPP, Honor, dan Bosda. Apabila pada tanggal itu tidak ada pencairan, maka kami semua baik dari mahasiswa, guru, honorer se-Kalimantan Timur akan mengelar aksi demostrasi yang lebih besar,” kata Gunawan.

Hingga berita ini ditulis, para pengunjuk rasa masih memenuhi halaman Kantor Gubernur Kaltim sambil membicarakan janji-janji yang diberikah oleh Pemprov Kaltim. Pasalnya ini bukan kali pertama mereka dijanjikan, karena beberapa bulan lalu, ketika terjadi aksi unjukrasa di DPRD Kaltim, juga hanya diberikan janji akan dibayar.(BM/tw)

Foto-foto: B. Herlan.

Check Also

Kodim Grogot Inisiasi Pembentukan Posko Terpadu Karhutla 

Kodim 0904 Tanah Grogot menginisiasi pembentukan posko terpadu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *