Home » Gerbang Polri » Kapolri Periksa Pembentukan Polda Kaltara
Wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) tidak lama lagi miliki Mapolda sendiri.

Kapolri Periksa Pembentukan Polda Kaltara

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, memeriksa langsung  persiapan pembentukan  Polda Kalimantan Utara (Kaltara). Pembentukan provinsi termuda di wilayah Kalimantan ini disebut-sebut menelan dana sebesar  73 miliar rupiah dari Mabes Polri.

Jendral Polisi Tito Karnavian beserta rombongan dari Mabes Polri yang tiba di Hotel Grand Senyiur didampingi Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin. Menurut Kapolda Safaruddin, Polda kaltara  pada tahun 2018 ditargetkan sudah  bisa digunakan. “Untuk anggota polda  kaltara sendiri sudah disiapkan sebanyak 830 personil yang diambil dari Polda Kaltim,” kata Kapolda.

Saat ini, Provinsi Kaltara yang dikomandani Irianto Lamrie itu terdiri dari Kabupaten Bulungan, Kabupaten Malinau, Kabupaten Nunukan, Kabupaten Tana Tidung (KTT) dan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan. Sementara, Kabupaten Berau yang terbilang sangat dengan kelima daerah tersebut, masuk dalam Provinsi Kaltim.

CAGUB KALTIM

Sementara itu, Kapolri Tito Karnavian, ketika disinggung soal bakal calon Gubernur Kaltim, yakni Kapolda Kaltim Irjen Pol Safaruddin, menanggapi positif. “Jika anggota  polri yang  ingin ikut  politik,  harus pensiun dini,” tegas Kapolri.

Safaruddin, masih aktif sebagai Kapolda Kaltim. Pencalonannya melaju sebagai bakal calon gubernur kaltim ditengah tuntutan netralitas polri dalam pemilu ditanggapi positif. Hanya saja jika anggota  polri ingin berpolitik harus pensiun dini.

Menurut Tito,  Polri  merupakan bagian dari warga negara dan masyarakat Indonesia yang memiliki hak politik yang sama, namun jika ada anggota polri yang berkeinginan maju  dalam bursa pemilihan kepala daerah harus menonaktifkan status polrinya atau pensiun dini sebagai anggota polri.

Kapolri tetap melihat secara objektif dalam pemilihan kepala daerah serentak. Meski ada mantan anggota polri yang mencalonkan, polri harus tetap netral dan tidak memihak pasangan calon manapun. Kapolri juga meminta agar  dalam pelaksanan pilkada serentak  mendatang  tetap menjaga kondusifitas kemanan di Kalimantan Timur. (hm/sh)

 

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.