Home » Kasus Bupati PPU Andi Harahap Di-SP3-kan

Kasus Bupati PPU Andi Harahap Di-SP3-kan

logo-ppuBALIKPAPAN, GERBANGKALTIM.COM,—Penyidikan kasus dugaan dokumen palsu Izin Usaha Pertambangan dengan tersangka Bupati Penajam Paser utara (PPU) Andi Harahap akhirnya dihetikan setelah Polda Kaltim mengeluarkan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) sekitar dua minggu lalu. Dengan keluarnya surat SP3 itu, maka Andi Harahap tidak menyandang gelar tersangka lagi, kendati demikian Polda Kaltim langsung membuka kasus ini kembali mulai dari awal.
“Setelah keluar SP3 otomatis sudah tidak tersangka. Tetapi kita buka lagi lagi kasusnya mulai dari awal dan tentu ada pemangilan-pemanggilan lagi kepada yang bersangkutan (Andi Harahap, Red). Kapan waktunya, kita tunggu saja dari penyidik,” ujar Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu kepada wartawan di Balikpapan, Selasa (28/05/2013).
Menurut Wisnu, keluarnya SP3 tersebut setelah dilakukan gelar pekara oleh lebih dari 10 penyidik dan dihadiri pejabat utama Polda Kaltim. Alasan utamanya selain berlarut-larutnya kasus ini karena waktu itu harus menunggu surat izin dari Presiden, dan beda persepsi antara penyidik kepolisian Polda Kaltim dengan jaksa penuntut umum Kejati Kaltim, juga kurang cukup bukti.
“Jadi kasus ini di-SP3-kan karena tidak cukup bukti untuk memberikan kepastian hukum. Namun setelah saya konfirmasi, kasus ini dibuka kembali. Ya mulai dari awal lagi, dan kita sudah lakukan penyidikan” ujar Wisnu.
Andi Harahap mulai ditetapkan tersangka oleh Polda Kaltim pada saat pemanggilan kedua pada 14 Mei 2012 lalu. Kasusnya bermula dari tumpang-tindih lahan pertambangan batu bara milik PT South Pacific Resources (SPR), namun di lokasi ini diklaim milik PT Penajam Prima Coal Indonesia (PPCI). Diduga, dokumen yang ditandatangani palsu dan telah diduga direncanakan oleh Andi Harahap. Dalam kasus ini, Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten PPU Jono, ditetapkan sebagai tersangka dan telah divonis 7 bulan penjara oleh Pengadilan Negeri Tana Paser.
Apakah SP3 ini terkait dengan hasil pemilukada karena Andi Harahap-Sutiman (Aman) kalah terhadap pasangan Yusran Aspar-Mustaqim (Yaqin)?
Wisnu menegaskan bahwa SP3 tidak ada kaitannya dengan politik apalagi tekanan dari pihak lain. “Kalau ada ancaman itu sudah resiko jabatan,” katanya.(gk-03)

Check Also

BNNK BALIKPAPAN PERINGATI HANI 2018

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Setelah tertunda, pelaksanaan peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) 2018 ru bisa dilaksanakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.