Home » Gerbang Business » Bandara » Kejaksaan “Sambangi” DPRD Balikpapan
Gedung DPRD Balikpapan

Kejaksaan “Sambangi” DPRD Balikpapan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Tim Kejaksaan Negeri (Kejari) Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), “menyambangi” Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, untuk melakukan koordinasi dengan Sekretariat DPRD.

Kunjungan itu terkait dengan kasus dugaan kebocoran anggaran sebesar 22 miliar rupiah yang statusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan (lid) menjadi penyidikan (dik). Kejari masih terus melalukan penyidikan soal dugaan penyelewengan dana transportasi atau perjalanan dinas para anggota dewan. Salah satunya dengan menyambangi Kantor DPRD untuk melakukan koordinasi.

Koordinasi ini langsung dilakukan Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pisus) Kejari Balikpapan, Rahmad Isnani dengan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Balikpapan, Purnomo dan Kepala Bagian (Kabag) Umum Sekretariat DPRD Balikpapan.

“Koordinasi ini untuk meminta data sejumlah saksi yang belum bersedia memberikan keterangan dalam dugaan kasus kebocoran anggaran ini, terutama rekanan di Sekretariat Dewan,” Kasi Pidsus Rahmad Isnani, seraya membantah bahwa kedatangannya untuk melakukan penggeledahan dan penyitaan berkas yang berhubungan dengan  dugaan kebocoran anggaran di DPRD tersebut.

Terkait dengan kasus dugaan korupsi di Sekwan dan di Sekretariat Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Balikpapan yang jumlahnya terbilang fantastis untuk ukuran daerah, yakni 22 miliar rupiah (DPRD) dan sekitar 800 juta (Panwaslu), diharapkan Kejari bisa lebih sigap dan cepat tidak terkesan mengulur-ulur waktu. Pasalnya, dari sekian saksi yang sudah periksa belum seorangpun yang ditahan dan dijadikan tersangka.

Terlebih lagi, pihak Kejari mendatangi Kantor DPRD dengan alasan koordinasi. Hal ini bukan tidak mungkin akan menimbulkan prediksi prediksi yang lain. Dugaan penyelewengan dana perjalanan dinas para anggota dewan sebesar 22 miliar ini, menjadi perhatian serius warga Balikpapan. “Sanggupkah” penyidik membuktikan kasus tersebut?. (hm/sh)

 

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *