Home » GerbangNews » Kominfo Gelar Sertifikasi SKKNI TIK di Paser
Peserta Sertifikasi SKKNI di Paser berpose usai pembukaan acara Sertifikasi oleh Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi, Selasa (5/8)

Kominfo Gelar Sertifikasi SKKNI TIK di Paser

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, menggelar sertifikasi kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional (SKKNI) untuk bidang Kominfo kepada para lulusan SMK di Kabupaten Paser.

Kominfo juga menggelar bimtek kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perempuan di daerah itu.

Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi, di hotel Kyriad Sadurengas, Selasa (5/8), dihadiri Staf Ahli Menteri Kominfo Bidang Hukum, Henry Subiakto, Kepala Badan Litbang SDM Kementerian Kominfo yang diwakili Kepala Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPKI) Medan Irbar Samekto, Direktur LSP Komputer , diwakili Koordinator Nasional Satria Gunayoman.

Turut hadir juga Sekda Paser Aji Sayid Fathur Rahman dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah setempat.

Kepala BBPKI Medan Medan Irbar Samekto mengatakan, sertifikasi kompetensi berbasis SKKNI bidang Kominfo kepada para lulusan SMK bertujuan untuk membantu pelajar lulusan SMK kejuruan, D1, D2, D3 dan S1 bidang TIK dalam memperoleh sertifikat keahlian.

“Tujuan kegiatan, Sertifikasi Nasional berbasis SKKNI Bidang TIK Bagi angkatan kerja muda, untuk memperoeh sertifikat keahlian sebelum terjun ke dunia kerja,” kata Irbar Samekto.

Dengan sertifikasi itu kata Irbar, diharapkan lulusan di bidang TIK dapat menjadi yang kompeten dan memiliki sertifikat dapat dimanfaatkan dalam mencari lapangan pekerjaan.

Peserta sertifikasi nasional berbasis SKKNI ini diikuti oleh 70 orang peserta, lulusan SMK, D1, D2, D3, S1, bidang TIK, yang berasal dari wilayah Kabupaten Paser dan Kabupaten Penajam Paser Utara.

“Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk kegiatan seperti pengantar berupa penjelasan materi uji kompetensi, disampaikan oleh tim assesor LSP Komputer, kemudian pra assesment, untuk memberikan gambaran kepada peserta mengenai skema yang akan diujikan,” kata Irbar.

Kemudian peserta melakukan registrasi online, Uji Kompetensi atau assesment, berupa uji praktek dan observasi demonstrasi yang akan dilaksanakan oleh tim assesor.

Bupati Paser Yusriansyah Syarkawi saat menerima cideramata dari Kepala BBPKI Medan Irbar Samekto

Adapun Bimtek Literasi bagi kaum perempuan lanjut Irbar, bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemahaman bagi kaum perempuan dalam memanfaatkan INTERNET secara SEHAT dan AMAN.

“Peserta bimtek literasi TIK bagi kaum perempuan berasal dari ibu-ibu PKK, ibu-ibu majelis talim, ibu-ibu kader kelurahan, dan sekitar tanah grogot,” kata Irbar.

Bentuk kegiatannya kata Irbar seperti penjelasan internet sehat dan media sosial, cara membuat email, mencari informasi di internet, komuniakasi menggunakan internet.

“Dilanjutkan dengan praktek pengenalan internet sehat, komunikasi menggunakan internet, aplikasi pengontrol media sosial,” ujar Irbar.

Sedangkan workshop kepada ASN lanjut Irbar, yakni dengan Pengelolaan Informasi dan Dokumentasi.

“Pesertanya adalah pejabat eselon III dan eselon IV dari OPD yang ada di Kabupaten Paser,” kata Irbar.

Kegiatan ini dilaksankan oleh Balai Besar Pengkajian dan Pengembangan Komunikasi dan Informatika (BBPKI) Medan, Badan Litbang SDM, Kementerian Kominfo bekerja sama dengan DKISP Paser, serta LSP Komtpuer dengan biaya seluruhnya dari anggaran BBPKI.

Sedangkan biaya kegiatan bimtek literasi TIK bagi perempuan dan workshop PPID adalah shring dana antara BBPKI Medan dan DKISP Paser.

Kegiatan dilaksanakan selama 4 hari, dari tanggal 5 sampai 8 september, bertempat di SMK 1 Tanah Grogot.

Bupati Paser Yusriansya Syarkawi berharap sertifikasi itu dapat menjadi modal bagi para lulusan SMK, dan meningkatkan SDM masyarakat di bidang teknologi informasi.

“Agar masyrakat cerdas, terampil, cakap, dalam mengolola informasi dan bijak menggunakan media sosial. Sehingga semua itu bisa memberikan hal yang positif dan bermanfaat,” kata Yusriansyah.

Kiri ke kanan: Staf Ahli Kemkominfo Bidang Hukum Henry Subiakto, Bupati Paser, Peserta Bimtek, Kepala BBPKI Medan Irbar Samekto

Teknologi informasi yang baik kata Yusriansyah akan menjadi solusi dalam mendukung mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pemahaman teknologi informasi yang baik dapat mendukung tujuan pembangunan sebagaimana yang terkandung dalam salah satu nawacita Presiden Joko Widodo meningkatkan kualitas hidup meluli porgram indonesia pintar, dan termasuk dalam salah satu visi misi Kabupaten Paser yakni membeirkan pelayanan dasar di bidang pendidikan dan kesehatan,” pungkas Yusriansyah.(Jya)

Check Also

Kodim Grogot Inisiasi Pembentukan Posko Terpadu Karhutla 

Kodim 0904 Tanah Grogot menginisiasi pembentukan posko terpadu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *