Home » GerbangNews » Laporan GK dari Makkah: Kini Jamaah Bisa Mendengarkan Khutbah Jumat dalam Bahasa Indonesia
Jamaah Jumat di lantai II Masjidil Haram.(foto: danar/gk)

Laporan GK dari Makkah: Kini Jamaah Bisa Mendengarkan Khutbah Jumat dalam Bahasa Indonesia

GERBANGKALTIM.com, MAKKAH.– Puasa sudah memasuki hari ke-21, bertepatan hari Jumat (17/6/2017). Jamaah selalu membanjiri seluruh sudut di Masjidil Haram. Bahkan, jamaah Indonesia kini bisa mendengarkan khutbah dalam bahasa Indonesia.

Danar, wartawan GK.

Wartawan Gerbangkaltim (GK) yang saat ini berada di Makkah melaporkan cuaca panas di Makkah terlihat tidak mengurangi semangat jamaah untuk melaksanakan ibadah wajib dan sunah.

“Untuk tawaf dan sai yang merupakan rangkaian ibadah umrah selalu dipenuhi jamaah. Meski cuaca panas dengan suhu rata-rata mencapai 45 derajat celsius,” ujar Danar.

Jamaah tetap melakukan tawaf dan sai pada siang hari di 10 hari terakhir Ramadan ini. Ibadah puasa nampak tidak mengurangi semangat para jamaah untuk melaksanakan rukun umroh. Memang terjadi penurunan jumlah jamaah pada waktu pagi hingga menjelang siang, namun saat menjelang salat Dzuhur, jamaah kembali memenuhi tempat rangkaian tawaf dan sai dari bukit Safa ke Marwah.

Mayoritas jamaah juga ada yang memilih melaksnakan rangkaian umroh pada malam hari seusai berbuka puasa. Hal itu karena cuaca yang relatif sejuk dibanding siang hari.

Chanel Radio Khutbah Shalat Jumat di Masjidil Haram

“Jutaan malaikat turun ke bumi untuk memnyebarkan berkah malam lailatul qadar, yaitu malam seribu bulan. Tidak hanya pada malam ganjil saja, sejumlah ulama meyakini malam seribu bulan bisa saja terjadi pada malam genap dan ganjil. Dan itu merupakan rahasia Sang Khalik, agar manusia bersungguh sungguh dalam memperolehnya.”

Hal itu merupakan salah satu yang disampaikan khatib salat Jumat di Masjidil Haram pada Jumat  (17/6/2017). Bagi jamaah salat Jumat di Masjidil Haram yang berasal dari Indonesia kini lebih dimudahkan dalam menyimak khutbah Jumat di Masjidil Haram.

Chanel radio FM yang berisi khutbah Jumat di Masjidil Haram yang langsung dialihbahasakan ke dalam bahasa Indonesia.(foto: danar/gk)

Wartawan GK melaporkan bahwa ada channel radio dengan frekuensi 90.50 FM yang bisa didengarkan di sekitar wilayah Masjidil Haram. Chanel radio tersebut menyiarkan secara langsung dengan cara mentranslate atau mengalihbahasakan khutbah khatib dari bahasa Arab ke dalam bahasa Indonesia.

Hal tersebut tentu sangat membantu jamaah dalam memahami isi khutbah. Caranya pun sangat mudah, dengan mengaktifkan saluran radio di telepon selular atau hp. Jangan lupa untuk membawa serta peralatan headset yang juga berfungsi sebagai antena.

Salah satu jamaah dari Indonesia yang bertemu dengan GK, ikhlas menyatakan dirinya sangatlah terbantu dengan adanya live translate melalui channel radio.

“Ini sangat membantu kami jamaah dari Indonesia. Saya mengetahui adanya chanel radio ini dari informasi teman-teman,” ujar Ikhlas.

Jamaah Jumat di Lantai II Masjidil Haram.(foto: danar/gk)

Ikhlas juga menjelaskan bahwa sangat mudah untuk mengaktifkan radio tersebut. tinggal memilih fitur radio FM, dan yang tidak boleh ketinggalan adalah adanya perangkat head set untuk telepon selular yang berfungsi sebagai antena.

“Jamaah juga bisa menggunakan fasilitas loud speaker agar siaran radio tersebut bisa didengar bersama jamaah lain tanpa mengurangi kekhusyukan dalam menjalankan ibadah,” kata Ikhlas kepada wartawan Gerbangkaltim ketika bertemu di Masjidil Haram.***

Check Also

Panwaslu Paser: 25 September Batas Akhir Pendaftaran Panwascam

Tana Paser (gerbangkaltim.com) Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kabupaten Paser telah membuka pendaftaran anggota Panitia Pengawas ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *