Home » Lomba Kebaya Kartini Berhadiah Rp 13 Juta

Lomba Kebaya Kartini Berhadiah Rp 13 Juta

SANGATTA- Dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-46 tingkat pelajar se-Kabupaten Kutai Timur (Kutim) dilangsungkan sehari di lantai I Gedung Serbaguna Kompleks Perkantoran Bukit Pelangi. Empatbelas kontestan dari berbagai pelajar tingkat SMP dan SMA se-Kutim tampil bergiliran memperagakan sosok pahlawan nasional Raden Ajeng Kartini di atas pentas.
Tim juri berhasil menghimpun perolehan nilai tertinggi dari peserta lomba, dengan menetapkan pemenangnya.
Masing-masing siswi SMA Negeri I Sangatta Utara yang bernama Yanti keluar sebagai juara I dengan perolehan nilai 768 poin. Berikut juara II bernama Kiki dan juara III, yakni Shinta. Selanjutnya juara harapan I diraih SMP Negeri 2 Sangatta Selatan, peringkat harapan II disabet nomor urut 20, dan peringkat harapan III dimenangkan peserta nomor urut 15 dengan nilai 660 poin.
Hal ini disampaikan Ketua Tim Juri Yanti Hendrik yang diiyakan Firgasih, anggota tim juri.
Lanjut Yanti Hendrik, Yanti ditetapkan sebagai juara I sekaligus juara favorit berdasarkan angket polling yang diedarkan panitia saat acara pemilihan busana Kartini. Yang dinilai adalah keserasian busana, penampilan dan keluwesan atau kemiripan sosok Raden Ajeng Kartini, tambah Firgasih.
Atas prestasi yang diukir 6 siswi tersebut, panitia menyediakan total hadiah uang pembinaan sebesar Rp 13 juta ditambah tropi masing masing-masing pemenang. Rincian, untuk juara I berhak mendapat hadiah Rp 5 juta, juara II diberi hadiah Rp 3 juta dan juara III Rp 2 juta. Berikut juara harapan I diberi hadiah Rp 1,5 juta, juara harapan II Rp 1 juta dan juara harapan III Rp 500 ribu. Keputusan dewan juri tidak dapat diganggu gugat, tegasnya.
Kegiatan lomba kebaya Kartini diselenggarakan atas kerjasama antar Badan Pemeberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana, Gabungan Organisasi Wanita (GOW) serta Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kutim. Seluruh biaya pelaksanaan lomba dibebankan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD Kutim yang tercantum dalam Dokumen Pelaksana Anggaran (DPA), terang Zahratannur, selaku pembawa acara. ***

Check Also

Rusmadi, “Saya Malu Samarinda Banjir”

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Soal banjir yang makin dikeluhkan masyarakat Kota Samarinda,  Rusmadi menceritakan pengalamannya, bahwa jika …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *