Home » GerbangEducations » Minta Pencairan Honor, TPP dan Bosda, Guru-guru Kembali Datangi Kantor Gubernur Kaltim
Guru-guru ketika berada di depan Kantor Gubernur Kaltim, Senin (22/5/2017).(foto: gerbangkaltim.com/bm)

Minta Pencairan Honor, TPP dan Bosda, Guru-guru Kembali Datangi Kantor Gubernur Kaltim

SAMARINDA, Gerbangkaltim.com,- Ratusan guru-guru se-Kaltim yang merupakan perwakilan dari beberapa daerah kembali mendatangi Kantor Gubernur, Kaltim, Senin (22/5/20017). Kendatangan mereka untuk menyampaikan tuntutan terkait pencairan gaji guru honorer, tunjangan, dan BOS daerah yang selama ini diabaikan sejak Januari 2017 hingga kini dan hanya dijanjikan terus oleh Gubernur Kaltim melalui pejabat terkait.

Para guru yang sebagian memakai baju coklat-coklat saat ini masih tertahan di luar Kantor Gubernur. Mereka yang datang sejak pagi tadi, rela berpanas-panas di luar untuk memperjuangkan tuntutannya, dan menunggu agar diterima oleh Gubernur Kaltim H Awang Faroek, yang dulu juga seorang guru, sehingga diharapkan Gubernur dapat tersentuh hatinya dan memahami kondisi ekonomi guru.

“Aksi ini memang tidak sebanyak aksi sebelumnya, karena banyak di antara guru-guru yang dilarang ke Samarinda oleh kepala sekolah mereka,” kata salah satu guru dari Balikpapan, kepada Gerbang Kaltim.com di sela-sela para guru memakai tutup kepala dari kardus.

Tuntutan Aksi 1.

  1. Pencairan TPP, Bosda Prov, dan penyelesaian gaji honoren yang belum terbayarkan semua dalam waktu 1 x 24 jam.
  2. Menolak dan mengecam segala bentuk intimidasi terhadap guru se-Kaltim.
  3. Pembayaran TPP dan gaji honorer dilakukan setiap bulan.
  4. Kedepan tidak ada perbedaan antara jumlah TPP guru dan non guru.
  5. Tidak ada diskriminasi sertifikasi dan non sertifikasi dalam menerima TPP.

Hingga berita dimuat, para guru masih berada di luar kantor Gubernur.(bm/tw)

Check Also

Diduga Mesum Pasangan Remaja Diamankan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sejumnlah pasangan remaja yang diduga melakukan perbuatan asusila diamankan petugas Polsek Balikpapan, Kalimantan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *