Home » Gerbang Business » Bandara » Mudik Lebaran 2017: Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Diprediksi Naik, Kapal Laut Justru Turun
Sebuah pesawat ketika meninggalkan bandara SAMS Sepinggan Balikpapan. (foto: gk)

Mudik Lebaran 2017: Penumpang di Bandara SAMS Sepinggan Diprediksi Naik, Kapal Laut Justru Turun

GERBANGKALTIM.com, BALIKPAPAN.- Penumpang pesawat udara yang melalui Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) pada mudik lebaran 2017 ini diperkirakan mengalami kenaikan 2 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini berbeda dengan penumpang kapal laut melalui Pelabuhan Semayang khususnya yang menggunakan kapal Pelni, diperkirakan justru mengalami penurunan.

Kendati penumpang pesawat udara mengalami kenaikan, PT Angkasa Pura I Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan memprediksi arus mudik lebaran hanya naik 2 persen dari tahun sebelumnya. Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada H-4 dengan jumlah penumpang mencapai 27 ribu orang. Sementara pada tahun lalu, pada H-4 jumlah penumpang berangkat dan datang mencapai 25 ribu.

“Prediksi lonjakan penumpang tidak begitu signifikan, apabila dibandingkan dengan bandar udara lainnya.  Hal itu disebabkan pada kondisi perekonomian daerah yang belum sepenuhnya pulih, meski saat sudah membaik,” kata GM PT Angkasa Pura I Bandara SAMS Sepinggan.

Pesawat yang baru mendarat di bandara SAMS Sepinggan Balikpapan.(foto: gk)

Pujiono mengatakan karena terkait situasi ekonomi daerah,  tahun lalu lonjakannya juga tidak begitu signifikan, hanya naik sekitar 2 persen saja. Meski lonjakan tidak signifikan,  segala persiapan pelayanan,  keselamatan dan lainnya untuk pengguna transportasi udara tetap diutamakan.

Berdasarkan data bandara SAMS Sepinggan Balikpapan, traffic lebaran tahun 2016 lalu sebanyak 25.530 dengan rincian kedatangan 10.785 penumpang,  keberangkatan 14.745 penumpang.

Penumpang Pelni Turun 2 Persen

Pelabuhan Semayang Balikpapan.(foto: gk)

Sementara itu, trafik penumpang PT (Persero) Pelni periode mudik tahun 2017 melalui pelabuhan Semayang diproyeksi turun 2 persen dari tahun lalu. Kondisi ini terjadi akibat sudah banyaknya bandara baru yang beroperasi, selain itu  banyak pekerja dari sejumlah daerah di Kaltim dan Kaltara sudah pulang lebih awal akibat terkena PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

Kendati tren penumpang mengalami penurunan, PT Pelni tetap mengalokasikan armada tambahan,  untuk rute Balikpapan-Surabaya pulang pergi,  dari satu unit armada menjadi dua unit  yakni KM Labobar dan KM Tidar. Dengan tambahan armada ini, total kapasitas angkut selama keberangkatan periode mudik tujuan Surabaya sebanyak 14 ribu dari 13 ribu penumpang tahun sebelumnya.

Selanjutnya, pada H-5 diprediksi sebagai puncak arus mudik penumpang kapal laut, dengan total tiket yang sudah terjual 4 ribu tiket.  Namun jumlah inilebih rendah dibanding puncak arus mudik tujuan yang sama yakni 4.500 penumpang.

“PT Pelni memprediski tahun ini jumlah pemudik yang melalui pelabuhan semayang akan mengalami penurunan sebesar 2 persen,” Direktur Utama PT Pelni Persero Elvin Guntoro.

Dirut PT Pelni  dalam kunjungan ke pelabuhan Semayang ini mengapreasi upaya pengelola pelabuhan melakukan renovasi gedung, upaya ini merupakan bentuk dukungan Pemerintah kepada masyarakat terutama pengguna transportasi laut. Pengembangan gedung terminal juga mendukung program DCS (departure control system) Pelni sehingga tetap tertib. Sistem ini akan memverifikasi seluruh data, mulai identitas,  tanggal keberangkatan, nama kapal dan pelabuhan yang dituju,  termasuk membayar kelebihan bagasi. Selain itu  calon penumpang juga akan dibekali boarding pass, setelah itu barulah diperkenankan masuk ke area ruang tunggu.

“Kami mengimbau kepada pengguna jasa agar tetap bersabar dengan aktivitas pembangunan gedung yang tetap berjalan di tengah arus mudik,” katanya. (hm)

Check Also

Kodim Grogot Inisiasi Pembentukan Posko Terpadu Karhutla 

Kodim 0904 Tanah Grogot menginisiasi pembentukan posko terpadu penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *