Home » Offroader Kaltim Borong Gelar Event Banjarbaru

Offroader Kaltim Borong Gelar Event Banjarbaru

Balikpapan –

Offroader Kalimantan Timur, Hendri Kurniawan, memenangi nomor  puncak event offroad Military 4X4 Competition di arena latihan Batalyon Infanteri 623 Bhakti Wira Utama Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Sebagai juara,  Hendri Kurniawan, berhak atas satu unit motor Suzuki Spin dan trofi kejuaraan, Selasa (4/10).

Offroader Kaltim lainnya, Said Adul turut pula menjadi juara di event standar. Said mengendarai Suzuki Jimny Land Jeep (LJ) 80 mengumpulkan poin tertinggi dari 8 SCS (special competition stage) nomor standar.

Hendri Kurniawan menghadapi perlawanan sengit dari offroader tuan rumah Surya Fadli. Offroader muda ini mampu mengimbangi pengalaman segudang yang dimiliki Hendri  dalam menyiasati trek dengan berselisih poin 544, dan Surya Fadli 541.

“Saya beruntung bisa main lebih bersih,” katanya.

Dalam lomba hari Minggu yang mempertandingkan SCS nomor 6, 7, dan 8, Surya Fadli sejatinya selalu lebih cepat dari Awa dalam menyelesaikan setiap SCS. Namun demikian, karena kecepatan itu pula ia harus menerima pengurangan nilai karena menabrak patok atau memutuskan pita batas lintasan. Total, Surya Fadli dapat diskon hingga 60 poin dari 3 SCS tersebut.

Di posisi ketiga, ada Bahrani. Offroader asal Batulicin ini juga terkena hukuman pengurangan nilai (penalti) karena menabrak roboh patok dan memutuskan pita lintasan.

Di nomor non-winch atau mobil offroad standar (tanpa winch), offroader tuan rumah Umbran menjadi runner up.

Event ini merupakan acara untuk memeriahkan hari jadi Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke-66 tanggal 5 Oktober ini. Pengda IOF Kalsel bekerjasa dengan Batalyon Infanteri 623 Bhakti Wira Utama (Yonif 623/BWU) Kodam VI Mulawarman sebagai panitia.

Sebagai tempat acara, Yonif 623 menyediakan medan latihan mereka sendiri di lingkungan markas Yonif 623 di Jalan Ir Pangeran Muhammad Noor, Sungai Ulin, 6 km dari Simpang Empat Banjarbaru, satu persimpangan utama jalan Trans Kalimantan.

Tercatat peserta kelas ekstrem 23 tim dan 30 tim untuk kelas non-winch. Para peserta berasal dari Kalsel sendiri, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Timur.

“Dari Kalteng ada 8 offroader, Kalsel sendiri menurunkan tidak kurang dari 10 offroader,” kata Sugiannoor, Ketua Pengda IOF Kalsel.

Untuk event ini ia menjadi trek master, atau pembuat lintasan balap. Dia adalah juara nasional offroad tahun 2010 dengan tunggangan Suzuki Caribian, mobil dengan kapasitas mesin di bawah 2500 cc.

Military 4X4 Competition ini membuka dua kelas pertandingan, yaitu untuk mobil gardan ganda dengan spesifikasi offroad ekstrem, artinya dilengkapi dengan rollbar atau rollcage dan terutama winch (derek); dan kelas mobil gardan ganda standar, yang disebut kelas non-winch.

Check Also

PENJUAL IKAN BAKU TIKAM

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Dua penjual ikan di Pasar Pandansari Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), Baharuddin dan Mustamin, ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *