Home » GerbangNews » PAMER UANG, TEMAN SENDIRI “DIHABISI”

PAMER UANG, TEMAN SENDIRI “DIHABISI”

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Gara-gara sakit hati setelah dipamerkan uang yang terbungkus dalam plastik, Baharuddin “dihabisi” alias dibunuh oleh Edy Witanto  yang tidak lain adalah temannya sendiri. Pengakuan pelaku dihadapan penyidik terungkap kalau tindak kriminal itu dilakukan Edy, karena tidak dipinjami uang saat Dia ingin berhutang 50 ribu rupiah kepada korban.

Tidak lama setelah kejadian, warga sekitar RT 37 Kelurahan Klandasan Ulu Balikpapan Kota,  Kalimantan Timur (Kaltim), digegerkan dengan peristiwa pembunuhan. Seorang pria ditemukan terkapar bersimbah darah di dalam rumah kontrakannya. Sementara, pelakunya langsung diamankan warga setelah sebelumnya  berusaha kabur.

Warga Jalan Eri Suparjan RT 37 Kelurahan Klandasan Ulu, Minggu sore lalu dikejutkan dengan peristiwa pembunuhan sadis. Korbannya yakni seorang pria bernama Baharuddin, berusia 61 tahun yang tewas secara mengenaskan dengan luka bekas pukulan palu di bagian belakang kepalanya.

Pelakunya tidak lain temannya sendiri, yakni Edy Witanto yang belakangan diketahui sakit hati lantaran tidak dipinjami uang lima puluh ribu rupiah oleh korban. Justru korban malah memamerkan uang sebanyak puluhan juta di dalam plastik kepada pelaku yang memicu sakit hati korban.

Sementara itu pelaku saat ini telah diamankan di Polres Balikpapan. Pelaku yang berusaha kabur langsung  diamankan warga sekitar. Menurut warga sekitar rumah kontrakan korban, saat itu sempat mendengar teriakan dari dalam rumah korban.

Ketika diperiksa, kakek berusia 60 tahun lebih itu sudah tergelatak bersimbah darah dan tidak benyawa lagi. Setelah dilakukan otopsi, jasad korban pun langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Dr Kanujoso Djatiwibowo (RSUDKD) Balikpapan untuk diotopsi. (hm)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.