Home » Gerbang TNI » Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo: Presiden Jokowi Bangga dengan TNI
Panglima TNI ketika memberikan pengarahan di Mako Kodam VI Mularman. (foto: http://www.kodam-mulawarman.mil.id)

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo: Presiden Jokowi Bangga dengan TNI

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), mengaku sangat bangga dengan Tentara Nasional Indoensia (TNI). Hal ini disampaikan Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, ketika memberikan pengarahan kepada sejumlah Prajurit TNI di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), baru-baru ini.

Rasa bangga itu dipesankan Presinden Jokowi kepada Jendral TNI Gatot Nurmantyo saat mendampingi Presiden di Kepulauan Natuna. Menurutnya, saat ini TNI mendapatkan kepercayaan terbaik dari masyarakat.

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo memberikan pengarahan kepada anggota TNI, baik dari TNI Angkatan Udara (AU), TNI Angkatan Darat (AD), dan TNI Angkatan Laut (AL), di Aula Kodam VI/Mulawarman di Balikpapan.

Selain dalam pertemuan memberikan pengarahan kepada anggotanya, kedatangan Jendral Gatot Nurmantyo, menyampaikan pesan dari Presiden Jokowi, saat berada di Kepulauan Natuna. Kala itu Presiden Jokowi menyatakan sangat bangga dengan TNI.

Panglima TNI Jendral Gatot Nurmantyo mengatakan, bagaimana soliditas TNI dan bagaimana persenjataan TNI bisa bekerja sama saat latihan. Selain itu, TNI juga mendapatkan kepercayaan dari masyarakat sangat tinggi.

“Sebagai Prajurit TNI, tidak boleh mengecewakan kepercayaan rakyat terhadap TNI yang sangat baik saat ini. Dimana Prajurit TNI juga harus saling menghormati, baik terhadap yang muda dan yang lebih tua,” tambah Jendral TNI bintang empat itu.

TNI Jangan Sampai Dibeli

Sementara itu, seperti yang dimuat di website http://www.kodam-mulawarman.mil.id, pada kesempatan yang sama, Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan jangan sampai TNI bisa dibeli oleh pihak manapun yang bertujuan  untuk kepentingan golongan tertentu.  Hal ini sesuai dengan perkembangan situasi dan kondisi bangsa Indonesia saat ini, jangan sampai uang dapat  membeli hukum  apalagi TNI.

Panglima TNI dalam arahannya menyampaikan, banyaknya pengusaha tambang  yang tersebar di Kaltim, saat ini banyak indikasi  bahwa uang bisa  membeli hukum.  Jadi Institusi TNI harus tetap menjadi kepercayaan masyarakat, sekarang ini terindikasi  banyak orang merasa bisa membeli hukum. “Saya tegaskan TNI jangan sampai dibeli. Prajurit TNI jangan sampai menjadi beking karena sangat berbahaya,” tegasnya.

Apabila Institusi TNI  diminta membantu pihak manapun maka harus dilihat dasar hukumnya seperti apa. Sebagai contoh sejumlah penggusuran lahan, TNI harus jeli melihat apakah ada pihak bermain dengan uang, jika benar kemudian TNI jadi penggusurnya maka akan sama saja.

Di depan para Prajurit dan PNS TNI dan jajaran Kodam VI/Mlw , Panglima TNI  berpesan apa yang saya sampaikan bertujuan agar TNI tidak berpihak  kepada siapapun yang bisa membeli hukum demi kepentingan kelompok/golongan.  “Kepercayaan rakyat haruslah jadi modal utama yang tetap dijunjung dan tidak dikianati oleh Prajurit TNI dimananpun keberadaannya,” katanya. (mh)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.