Home » GerbangNews » Panwaslu Patroli di TPS Terawan

Panwaslu Patroli di TPS Terawan

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Panitia Pengawan Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Balikpapan menyatakan, ada 3 kecamatan di kota “Beriman” ini yang memiliki Tempat Pemungutan Suara (TPS) rawan terbanyak, yakni Kecamatan Balikpapan Barat, Selatan dan Utara.

Untuk TPS-TPS terawan ini, Panwaslu akan melakukan patroli selama 3×24 jam dari tanggal 24-26 Juni 2018 hingga pelaksanaan pemilihan gubernur Kalimatan Timur (Kaltim) benar-benar rampung.

Berdasarkan 15 indikator yang telah ditentukan Bawaslu RI, meliputi pemilih yang memenuhi syarat tapi tidak terdaftar di Daftar Pemilih Tetap (DPT),  pemilih tidak memenuhi syarat, tapi terdaftar di DPT, terdapat pemilih yang disabilitas, jumlah pemilih diatas DPT pemilih dalam satu TPS dan ada pemilih di wilayah khusus.

Kemudian terdapat aktor politik uang,  terdapat praktek pemberian uang atau barang selama kampanye, ada relawan bayaran, petugas KPPS mendukung paslon tertentu, C-6 tidak didistribusikan, TPS berdekatan dengan posko atau rumah tim paslon, ketua dan anggota KPPS tidak mengingukti bimtek, ketersediaan logistik, ada praktek mempengaruhi pemilih dan ada praktek menghina serta menghasut.

Hasilnya, dari 6 kecamatan yang ada di Kota Balikpapan, 3 kecamatan terindikasi memiliki TPS rawan terbanyak, yakni kecamatan Balikpapan Barat, Selatan dan Utara. Ketua Panwaslu Kota Baliklpapan,  Ahmadi Azis mengatakan, terhadap TPS-TPS rawan Panwaslu yang meliputi Panwaskota, Panwascam, PPL dan Pengawas TPS yang berjumlah 1.393 orang akan melakukan patroli pengawasan selama 3×24 jam.

Azis menambahkan, Panwaslu juga berkoordinasi dengan penyelenggara pemilu dan kepolisian dalam pengamanan TPS-TPS rawan tersebut. (hm)

 

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.