Home » GerbangNews » Paser Serahkan Proses Lelang Besi Tahura ke Pemerintah

Paser Serahkan Proses Lelang Besi Tahura ke Pemerintah

Tanah Grogot (GERBANGKALTIM.com) emerintah Kabupaten Paser akan menyerahkan proses lelang terkait status besi tua milik Taman Hutan Rakyat (Tahura) di Desa Petangis Kecamatan Batu Engau, kepada pemerintah pusat.
Kepala Bagian Bina Ekonomi IIIChandra Irwanandhi menegaskan bahwa besi tua di Tahura Petangis merupakan aset pemerintah pusat sehingga menyerahkan proses lelangnya ke pemerintah.
“Besi tua di Tahura akan diserahkan proses lelangnya ke pemerintah pusat karena itu milik negara,” kata Chandra di Tanah Grogot, Selasa (7/2/2017).
Sejumlah LSM dan Ormas, beberapa waktu lalu, mendatangi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan meminta mencabut adanya laporan DLH kepada Polres Paser mengenai dugaan pencurian besi tua.
Untuk menghindari konflik akibat adanya keinginan sejumlah LSM maupun Ormas yang ingin menjual limbah besi tua itu, membuat Pemkab Paser menyerahkan permasalahan itu dengan proses lelang oleh pemerintah pusat.
Pemkab Paser kata Chandra telah melakukan rapat beberapa waktu lalu terkait status besi tua tersebut.
“Rapat tersebut melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, Polres Paser, Danramil Batu Engau, Camat Batu Engau, Kepala Kantor Kesbangpol, Satpol PP, Kepala Desa Saing Prupuk, serta Bagian Hukum Setkab Paser,” kata Chandra.
Rapat itu kata Chandra digelar guna membahas status besi tua di Tahura Eks PT.BHP.
“Rapat digelar pada Senin (30/1) lalu bertempat di ruang rapat telake kantor bupati, Pemkab Paser bersama instansi terkait menggelar rapat koordinasi serta penjelasan status aset besi tua (scrab) eks PT. BHP,” ujar Chandra
Besi tua (scrab) washing plan maupun conveyor eks PT. BHP kata Chandra merupakan Barang Milik Negara (BMN) yang dalam hal ini dibawah wewenang kementrian ESDM dan keuangan.
Artinya lanjut ia hingga saat ini masih menjadi milik pemerintah pusat, atau belum ada serah terima atau pelimpahan ke daerah.
“Pemkab Paser hingga saat ini tidak memiliki kewenangan menjual ataupun menghibahkan scrab tersebut,” kata Chandra.
Sedangkan conveyor yang ada di pelabuhan lanjut Chandra akan disewakan kepada pihak ketiga.
Pemkab Paser lanjut ia juga akan segera membuat surat permintaan kepada pemerintah pusat untuk mempercepat proses lelang barang tersebut.
“Selain itu kami akan telusuri ke Kementrian ESDM dan Keuangan terkait pelaksanaan lelang,” kata Chandra.(Jya)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.