Home » Pekerja Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Pekerja Tewas Tertimbun Tanah Longsor

Untuk melihat tayangan video klik gambar di samping ini.

BALIKPAPAN,- Seorang pekerja tewas tertimbun tanah longsor setinggi lima meter ketika sedang membangun siring sebuah rumah di kawasan perbukitan Jl Prapatan Dalam RT 44 Kelurahan Telaga Sari, Balikpapan Selatan (12/1/2010). Korban bernama Yudi Rohadi baru ditemukan setelah 30 menit dilakukan penggalian secara manual oleh rekan sekerjanya dibantu penduduk sekitar.
Menurut Dwi salah satu rekan kerja korban, peristiwa itu terjadi pada siang hari menjelang pukul 12.00 bersamaan saat istirahat. Tiga rekan yang masih bersaudara dan ayah korban yang menjadi kepala tukang, sudah lebih dulu beristirahat meninggalkan tempat kerja. Beberapa kali, sang ayah korban sempat memanggil-manggil agar segera beristirahat.
“Sempat beberapa kali diteriaki, istirahat-istirahat. Cuma korban tetap saja sambil melanjutkan pekerjaan. Ya mungkin nanggung. Tak lama kemudian, terderang suara tanah longsor yang langsung menimpa korban,” ujar Dwi.
Saksi mata lainnya, Utu Rohadi yang juga tetangga korban begitu mendengar teriakan minta tolong dari para pekerja langsung menuju lokasi kejadian. Sayangnya, upaya mencari korban yang tertimbun tanah sempat membingungkan, pasalnya tidak ada yang tahu persis di mana korban berada.
“Baru 30 menit kemudian, setelah tanah dicangkul secara hati-hati terlihat tubuh korban. Kondisinya sudah sangat lemah,” ujarnya.
Korban sempat diberikan pertolongan di tempat dengan memberikan napas buatan, dan kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Pertamina. Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong.
Korban meninggalkan seorang istri dan seorang anak yang masih Balita. Kedatangan jenazah di rumah duka Jl Prapatan Dalam RT 03 No. 4 langsung berubah haru. Istri korban tak kuasa menahan tangis dan beberapa kali pingsan, begitu pula dengan ayah korban, masih syok.(triwidodo@gerbangkaltim.com)

Check Also

Polda Kaltim Ungkap 38 Kasus Korupsi

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Sepanjang tahun 2017 lalu, Polda Kalimantan Timur (Kaltim), berhasil mengungkap 38 kasus korupsi. Kasus ...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *