Home » GerbangNews » Pelarangan Tentang Gunakan Kresek
Walikota Balikpapan Rizal Effendi menunjukan tas pengganti kantong plastik atau tas kresek yang akan ditiadakan.

Pelarangan Tentang Gunakan Kresek

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, tidak lama lagi menerbitkan Peraturan Walikota (Perwali) tentang pelarangan penggunaan kantong plastik (tas kresek) bagi pasar tradisional dan warung.

Sebelum diterbitkan dan diberlakukan pelarangan itu, Pemkot akan melakukan dialog dengan tokoh-tokoh pedagang yang ada di Balikpapan. Hal ini dimaksudkan agar tidak ada protes dari pedagang

Sebelum diterbitkan perwali larangan pengunaan palstik di  pasar tradisional dan warung akan dilakukan dialog terlebih dulu dengan tgokoh-tokoh pedagang, dari hasil dialog tersebut baru  akan keluarkan Perwali,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Suryanto.

Saat ini disejumlah RT, sambung Kadis LH Suryanto, sudah ada gerakan agar warga juga tidak menggunakan kantong kresek. Langkah positif ini sudah diketahui lurah setempat dengan membuat peryataan kegiatan ini sudah di mulai di  bank sampah di kota hijau. Warung-warung di dua RT   di lokasi tersebut sudah tidak lagi menggunakan kantong plastik.

Sebelumnya, Pemkot Balikpapan sudah menerapkan pelarangan penggunaan tas kresek bagi supermarket dan mini market. Bahkan, pelarangan ini menjadikan Balikpapan kota kedua di Indonesia yang menerapkan larangan penggunaan kantong plastik untuk supermarket dan mini market Diharapkan aturan ini juga bisa diikuti kota-kabupaten lain di Kalimantan Timur (Kaltim).

Pemkot Balikpapan resmi menerapkan pelarangan penggunaan kantong plastik di retail modern. Peresmian dilakukan bertepatan dengan Hari Lingkungan Hidup Dunia 3 Juli 2018.

Kepala Kantor Pusat Pengendalian Pembangunan Ekoregion Kalimantan Sony Tri Bangun Laksono mengatakan, Balikpapan menjadi kota kedua di Indonesia yang menerapkan kebijakan ini setelah Kota Banjarmasin. Untuk Balikpapan, aturan tertuang dalam Perwali Nomor 8 Tahun 2018. Penerapan ini baru diberlakukan di pasar modern dan menyusul ke pasar tradisional. (hm/sh)

Check Also

Ketum Persiba Siap Mundur

Balikpapan, GERBANGKALTIM.COM,- Ketua Umum (Ketum) Persiba Balikpapan, Syahril HM Taher, siap mundur atas hasil buruk …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.